Misi Artemis II, Ini Sosok 4 Astronaut yang Akan Keliling Bulan
Keempat astronaut tersebut berencana membawa barang-barang kecil dan kenang-kenangan dalam penerbangan mereka mengelilingi bulan. Wiseman dan Koch mengatakan bahwa mereka berencana membawa surat-surat dari keluarga mereka.
Glover mengaku akan membawa Alkitab, cincin kawinnya, dan pusaka untuk putri-putrinya. Sementara Hansen akan membawa liontin berbentuk Bulan yang dihiasi batu kelahiran anggota keluarganya serta bertuliskan "moon and back".
Barang-barang ini menjadi kenang-kenangan istimewa dan merupakan cara bagi para astronaut untuk melibatkan anggota keluarga mereka dalam perjalanan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koch sudah tidak asing lagi dengan masa tugas yang lama di luar angkasa atau pencapaian bersejarah pertama. Ia menghabiskan hampir sepanjang tahun 2019 (328 hari) di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mencetak rekor penerbangan luar angkasa tunggal terpanjang yang dilakukan oleh seorang wanita.
Selama di sana, ia dan rekan astronautnya, Jessica Meir, melakukan perjalanan luar angkasa pertama NASA yang seluruh anggotanya adalah wanita.
"Saya akan sangat senang melihat seseorang yang saya kenal ditunjuk sebagai orang yang akan berjalan di Bulan, tetapi jika itu bukan bagian dari takdir saya di bidang antariksa, saya tidak masalah dengan itu," kata Koch.
Sementara itu, Glover ikut serta dalam penerbangan operasional perdana kapsul Crew Dragon milik SpaceX menuju stasiun luar angkasa pada tahun 2020. Sebagai kapten Angkatan Laut AS dan pilot uji coba, ia sedang menjabat sebagai rekan legislatif di Senat AS ketika direkrut oleh NASA. Ia terpilih sebagai astronaut pada tahun 2013.
Hansen, satu-satunya anggota kru yang melakukan debut penerbangan luar angkasa, juga akan menjadi orang Kanada pertama yang terbang ke Bulan.
Badan Antariksa Kanada memilihnya untuk menjadi astronot pada tahun 2009. Sebelumnya, ia adalah seorang pilot pesawat tempur dan kolonel di Angkatan Bersenjata Kanada.
Hansen dan istrinya memiliki tiga anak. Setelah bertahun-tahun menjalani pelatihan untuk misi ini, Hansen mengatakan bahwa kru tersebut kini telah menjadi "seperti sebuah keluarga."
Peluncuran Artemis II akan menandai misi kedua bagi roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion milik NASA. Misi pertama adalah misi Artemis I tanpa awak mengelilingi Bulan, yang berlangsung lebih dari tiga tahun lalu.
Wiseman, Koch, Glover, dan Hansen menyadari bahwa misi ini merupakan langkah penting menuju Artemis III, yang bertujuan mendaratkan empat astronot di dekat kutub selatan Bulan pada tahun 2027.
Selama berada di ruang angkasa, mereka akan mendemonstrasikan prosedur docking di orbit Bumi, melakukan eksperimen ilmiah, dan menguji berbagai sistem di dalam kapsul Orion. Ini akan berfungsi sebagai uji coba untuk pendaratan di masa depan.
"Bagi kami, kesuksesan adalah mendarat di Bulan dalam misi Artemis III," kata Koch.
"Kesuksesan adalah Artemis 100, kapan pun itu terjadi. Dan kami benar-benar mendefinisikan segalanya berdasarkan hal itu," tegasnya.
(wpj/dmi) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]