Komdigi Gandeng Startup Lokal Berburu Judol

CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 20:30 WIB
Bekerja sama dengan startup lokal memanfaatkan AI buat berburu judol disebut sebagai contoh konkret talenta Indonesia mampu menciptakan solusi. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng startup lokal untuk memperkuat penanganan judi online (judol).

Menkomdigi Meutya Hafid menyebut kolaborasi ini merupakan langkah konkret pemerintah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjawab persoalan publik di ruang digital.

"Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa," kata Meutya dalam keterangannya, Jumat (10/4).

Menurut Meutya, pemerintah saat ini mendorong pengembangan AI sebagai salah satu pilar utama transformasi digital nasional, dengan visi membangun AI yang etis, bertanggung jawab, serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Meutya mencontohkan inovasi dari Gambit Hunter sebagai pendekatan baru dalam pemberantasan judol melalui pemanfaatan AI.

Teknologi ini dinilai mampu mengidentifikasi serta menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal tersebut.

"Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan," tuturnya.

Dampak mengerikan kecanduan judol masih datang dari berbagai penjuru negeri. Terbaru, kecanduan judol membuat seorang anak tega memutilasi ibu kandungnya sendiri di Lahat, Sumatra Selatan.

Ahmad Fahrozi (23) tega memutilasi ibu kandungnya berinisial SA (63) karena mengaku kesal tidak diberi uang oleh korban untuk bermain judol.

Polisi berhasil mengamankan pelaku di sebuah penginapan yang berada di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Rabu (8/4) pagi.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lahat guna penyidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Lahat AKP M Ridho Pradani, dikutip dari Detikcom.

Selain menggandeng startup untuk memberantas judol, Komdigi juga menggandeng Ambisius Lab melalui produk Ambisius News yang dinilai dapat menjawab tantangan dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.

"Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat," kata Meutya.

Ia menegaskan kedua inovasi tersebut merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital, yaitu penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.

"Pemerintah dalam hal ini terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat," pungkasnya.

(lom/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK