Meta Resmi Rilis Layanan Instagram dan WhatsApp Plus

CNN Indonesia
Kamis, 28 Mei 2026 09:52 WIB
Meta resmi meluncurkan fitur langganan berbayar untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meta resmi meluncurkan fitur langganan berbayar secara global untuk tiga aplikasi andalannya, yakni Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Langkah yang diumumkan pada Rabu (27/5) ini menandai strategi besar perusahaan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan agar tidak lagi sepenuhnya bergantung pada sektor periklanan.

Naomi Gleit selaku Kepala Produk Meta menyampaikan rilis produk bertajuk Facebook Plus, Instagram Plus, dan WhatsApp Plus tersebut melalui unggahan video di Instagram.

Dalam pengumumannya, Gleit mengungkapkan bahwa Meta juga sedang merancang paket berlangganan lain yang dikhususkan bagi pelaku bisnis, kreator, serta produk berbasis kecerdasan buatan (AI).

Beberapa waktu mendatang, seperti diberitakan CNA pada Kamis (28/5), seluruh ekosistem premium ini dilebur di bawah satu payung merek bernama Meta One.

Langkah komersialisasi ini hadir di tengah sorotan tajam para investor terhadap pembengkakan anggaran pengembangan AI perusahaan.

[Gambas:Video CNN]

Pada tahun ini saja, Meta memproyeksikan belanja modal yang sangat masif, berkisar antara US$125 miliar hingga US$145 miliar, yang mayoritas dialokasikan untuk pembangunan pusat data bertenaga AI.

Namun, strategi baru ini langsung direspons positif oleh pasar, terbukti dengan menguatnya saham Meta hingga hampir tiga persen tak lama setelah pengumuman tersebut mencuat.

Berdasarkan laporan yang beredar, akses Instagram Plus dan Facebook Plus dipatok seharga US$3,99 atau setra Rp70.862 (US$1=Rp17.760) per bulan.

Pengguna yang bersedia membayar akan mendapatkan berbagai fitur eksklusif, seperti sistem analisis yang lebih tajam, statistik penayangan ulang story, jangkauan audiens yang lebih luas, hingga kebebasan memodifikasi tampilan profil.

Sementara itu, WhatsApp Plus ditawarkan dengan tarif US$2,99 setara Rp53.102 per bulan yang berfokus pada aspek personalisasi, termasuk akses stiker premium, nada dering khusus, serta tema aplikasi yang variatif.

Upaya menghadirkan platform berbayar ini bukan kali pertama dilakukan oleh perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg tersebut.

Pada 2023, Meta sempat merilis versi Facebook dan Instagram bebas iklan khusus untuk pasar Eropa.

Kebijakan kala itu diambil guna mematuhi undang-undang privasi data Uni Eropa, sekaligus memberikan pilihan bagi pengguna untuk tetap menikmati layanan gratis dengan kompensasi penayangan iklan atau beralih ke versi berbayar yang sepenuhnya bersih dari iklan.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK