Anthropic Bakal Kasih Watermark Teks dan File Buatan Claude AI

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 09:30 WIB
FILE PHOTO: Claude logo in this illustration created on June 5, 2026. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Anthropic akan menambahkan watermark pada teks dan file yang dihasilkan AI untuk memenuhi EU AI Act. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anthropic akan memberikan watermark pada teks dan file yang dihasilkan model kecerdasan artifisial (AI) miliknya, termasuk Claude.

Langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi aturan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari TechCrunch, Anthropic mengonfirmasi kebijakan itu melalui pembaruan pada halaman dukungannya.

Aturan Transparency Code dalam EU AI Act mewajibkan perusahaan AI menandai konten yang dibuat atau diedit AI dengan cara yang dapat dikenali oleh sistem lain.

Anthropic mengatakan seluruh model yang dirilis setelah 2 Agustus akan secara otomatis dilengkapi teknologi untuk memberikan watermark pada teks maupun file yang dihasilkan komputer. Untuk file, perusahaan akan menggunakan standar terbuka C2PA.

Anthropic juga berencana memperluas dukungan tersebut ke model-model lama.

Menurut Anthropic, watermark yang diberikan pada teks akan tetap ikut ketika pengguna menyalin dan menempelkan teks ke tempat lain.

Watermark tersebut juga disebut dapat bertahan setelah sebagian proses penyuntingan.

"Karena watermark merupakan bagian dari teks, watermark akan ikut bersama teks ketika disalin dan ditempelkan ke tempat lain, serta mungkin bertahan melalui sejumlah penyuntingan," tulis Anthropic dalam halaman dukungannya.

Perusahaan mengatakan watermark diterapkan pada tingkat model. Artinya, penanda tersebut akan tetap ada terlepas dari produk atau layanan Claude yang digunakan untuk menghasilkan teks.

Kebijakan watermark akan diterapkan pada sejumlah layanan, termasuk Claude Platform API, Claude, Claude Code, Claude Cowork, dan Claude Tag.

Namun, belum jelas seberapa banyak penyuntingan yang diperlukan untuk menghilangkan watermark tersebut.

Lebih lanjut, Anthropic bukan satu-satunya perusahaan yang bergerak menerapkan penanda pada konten buatan AI.

Sejumlah platform mulai memperluas penggunaan watermark setelah mendapat kritik dari pengguna dan menghadapi peningkatan pengawasan regulator.

Platform musik AI Suno pada pekan lalu mengatakan akan memberikan penanda pada lagu yang dibuat menggunakan platformnya setelah menghadapi sejumlah tantangan hukum.

Sementara itu, layanan newsletter Substack pada bulan lalu bekerja sama dengan Pangram untuk menandai konten yang dibuat AI.

Selain Anthropic, perusahaan seperti Black Forest Labs, Google, Meta, Microsoft, OpenAI, dan Synthesia juga telah berkomitmen mengikuti kode transparansi Uni Eropa tersebut.

(lom)
placeholder