Xiaomi 18 Pro Max Dipastikan Masuk Indonesia, Kapan Resminya?
Country Director Xioami Indonesia Michael Feng memamerkan smartphone Xiaomi 18 Pro Max di sela acara Snapdragon Partners & Media Indonesia, Jakarta pada Kamis (1/10). Kapan smartphone tersebut diboyong ke Indonesia?
Dalam acara tersebut, Feng memamerkan Xioami 18 Pro Max berwarna biru tua secara singkat. Ia memastikan smartphone ini akan masuk ke Indonesia.
Meski demikian, Michael tidak menjelaskan kapan Xiaomi 18 Pro Max akan meluncur di Tanah Air. Ia mengajak pengguna untuk menunggu informasi lebih lanjut melalui saluran resmi Xiaomi Indonesia.
"Saya memiliki Xiaomi 18 Pro Max, tentu saja ini pertama kali kami menunjukkan smartphone ini di Indonesia dan jika Anda bertanya ke saya bila kapan akan datang ke Indonesia, jangan khawatir, tunggu saja kehadirannya," kata Michael di acara Qualcomm Snapdragon Partners & Media Indonesia, Kamis (1/10).
Ia turut menjelaskan bahwa Xiaomi 18 Pro Max dan 18 Pro menjadi dua smartphone pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Series terbaru dari Qualcomm.
Lebih lanjut, Xiaomi 18 Pro Max dan 18 Pro telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kedua smartphone telah terdaftar dalam situs Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian dengan nomor kode 2611FPNFAG untuk Xiaomi 18 versi global dan 2609BPN61G untuk Xiaomi 18 Pro Max, masing-masing membawa nilai TKDN 37,84 persen.
Sebelumnya, Xiaomi 18 Pro Max dan 18 Pro meluncur di China pada pekan lalu. Untuk spesifikasi, kedua smartphone menggunakan kamera 200MP hasil kolaborasi dengan Leica dan baterai hingga 8.500mAh.
Untuk sektor kamera, keduanya mengusung kamera utama dengan sensor Light Fusion 960L 200MP, ultrawide 50MP, telefoto periskop 200MP dengan OIS dan kamera depan 50MP.
Xiaomi 18 Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6, dipasangkan dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB serta penyimpanan hingga 1 TB.
Ponsel ini memiliki layar datar LTPO Super Pixel 2.0 RGB OLED berukuran 6,4 inci dengan resolusi 2436 x 1120 piksel dan refresh rate 120Hz.
Layarnya mendukung kecerahan puncak yang diklaim mencapai 4.000 nit, peredupan PWM 2.160Hz, cakupan warna BT.2020, serta pelindung Dragon Crystal Glass 3.0.
Xiaomi juga menyematkan fitur privasi layar berbasis perangkat keras. Sementara itu, teknologi pengemasan LIPO digunakan untuk memangkas bingkai layar utama dan belakang menjadi 0,99 mm.
Untuk daya, Xiaomi 18 Pro membawa baterai 7.000 mAh dengan pengisian kabel 100W dan nirkabel 50W.
Di bagian belakang terdapat layar OLED 2,86 inci dengan refresh rate 120Hz. Selain menampilkan kartu aplikasi berbasis AI, layar tersebut dapat menjadi jendela bidik ketika pengguna berswafoto memakai kamera belakang.
Xiaomi 18 Pro Max menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, berbeda dari varian standar yang dipasang pada Xiaomi 18 Pro.
Model ini menawarkan layar lebih besar, yakni 6,9 inci dengan resolusi 2624 x 1208 piksel. Jenis panel, refresh rate, kecerahan puncak, dan fitur perlindungannya sama dengan versi Pro.
Baterainya berkapasitas 8.500 mAh, dengan dukungan pengisian kabel 100W serta nirkabel 50W.
Xiaomi 18 Pro Max juga dilengkapi sistem tiga speaker. Kedua ponsel memiliki motor linear lebih besar untuk meningkatkan respons getaran, tombol AI yang dapat disesuaikan, dukungan ultra-wideband (UWB), serta pemindai sidik jari ultrasonik.
Keduanya mengantongi sertifikasi ketahanan IP66, IP68, dan IP69.
(nad/dmi)