Koin Kuno Langka Gambar Raja Ditemukan Usai Terkubur 1.000 Tahun
Para arkeolog di Skotlandia mengumumkan penemuan koin perak langka peninggalan Anglo-Saxon berusia lebih dari 1.000 tahun yang diukir dengan wajah raja Inggris legendaris berjuluk Ethelred the Unready.
Koin kuno tersebut ditemukan di Nesting, sebuah kawasan pesisir di Kepulauan Shetland bagian timur, saat tim peneliti sedang melakukan penggalian untuk menyelamatkan struktur prasejarah dari ancaman erosi pantai, melansir laporan Jam Press.
Meskipun permukaannya telah tertutup lapisan patina hijau-kecokelatan yang tebal, beberapa ukiran huruf dan wajah sang raja masih terlihat sangat jelas.
Berdasarkan analisis arkeologi, koin tersebut diperkirakan dicetak antara tahun 991 hingga 997 Masehi pada masa pemerintahan Raja Ethelred II, yang bertakhta di Inggris pada era 978 hingga 1013 Masehi.
Raja Ethelred terkenal dalam sejarah Inggris karena upayanya yang berulang kali gagal dalam menahan invasi bangsa Viking. Ia sempat ditumbangkan oleh Raja Denmark Swein Forkbeard, sebelum kembali merebut takhta hingga wafatnya pada 1016 Masehi.
Arkeolog dari University of Aberdeen, Elinor Graham, membeberkan bahwa penemuan koin Anglo-Saxon di wilayah utara Kepulauan Shetland ini tergolong amat langka dan unik dalam konteks sejarah lokal.
"Ukiran tulisan pada koin ini masih sangat tajam. Kami langsung menyadari bahwa benda ini sangat langka dan memiliki keunikan tersendiri," ujar Graham, seperti dilansir Fox News.
Penemuan artefak berharga ini diduga kuat dapat mengungkap keberadaan rute perdagangan kuno yang menghubungkan Kepulauan Shetland dengan wilayah Kerajaan Anglo-Saxon di Inggris, yang saat itu dikuasai oleh bangsa Viking. Kendati demikian, para peneliti tidak menampik kemungkinan bahwa koin tersebut merupakan hasil jarahan tentara Norse.
Graham menambahkan bahwa penemuan koin Anglo-Saxon ini merupakan lokasi penemuan paling utara yang pernah tercatat dalam sejarah arkeologi Skotlandia.
"Penemuan ini mengindikasikan bahwa wilayah ini dulunya merupakan pemukiman kosmopolitan yang terhubung dengan baik melalui jaringan perdagangan hingga ke Inggris," terang Graham.
Saat ini, koin kuno tersebut sedang diproses oleh badan Scotland's Treasure Trove Unit untuk menentukan status kepemilikannya sebelum diserahkan dan dipajang di Shetland Museum and Archives.
(wiw)