BMKG Sebut 11 Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 06:30 WIB
Ilustrasi. BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia. (Foto: CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Kamis (15/10). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 14-16 Oktober 2026.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

Sementara itu, Aceh dan Sumatra Utara berstatus Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Tidak ada wilayah yang berstatus Awas pada hari ini.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

Hujan lebat hingga sangat lebat

Angin kencang

[Gambas:Video CNN]

Dinamika atmosfer picu hujan

Analisis perkembangan musim pada dasarian III September menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kondisi relatif kering. BMKG menyebut baru sekitar 5,7 persen wilayah Indonesia atau sebanyak 40 Zona Musim (ZOM) yang telah memasuki musim hujan.

Sejalan dengan kondisi tersebut, curah hujan pada dasarian I-III Oktober 2026 secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni 0-150 milimeter per dasarian atau periode sepuluh harian.

Pada dasarian II Oktober, curah hujan kategori rendah atau kurang dari 50 milimeter per dasarian diprakirakan terjadi di sebagian Sumatra, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian tengah hingga selatan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta sejumlah wilayah Papua.

Meski demikian, kondisi kering yang dominan tidak menutup peluang terjadinya hujan. Dinamika atmosfer dalam skala waktu lebih singkat masih dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprediksi aktif di sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di sebagian Sumatra.

Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur juga diprakirakan aktif di sebagian Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Papua. Aktivitas gelombang atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah yang dilaluinya.

Peluang hujan turut didukung pola perlambatan dan pertemuan angin di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Pola ini dapat meningkatkan pemusatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan, sementara suhu muka laut yang relatif hangat membantu menyediakan uap air.

"Kombinasi faktor tersebut memungkinkan terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang secara lokal, meskipun sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami kondisi relatif kering," tulis BMKG dalam Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan Periode 13-19 Oktober.

(lom)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK