Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Jumat (16/10). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 15-17 Oktober 2026.
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Sementara itu, Kepulauan Bangka Belitung, Papua Barat Daya, dan Papua berstatus Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Tidak ada wilayah yang berstatus Awas pada hari ini.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
- Aceh
- Sumatra Utara
- Riau
- Jawa Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
Hujan lebat hingga sangat lebat
- Kep. Bangka Belitung
- Papua Barat Daya
- Papua
Angin kencang
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Sulawesi Selatan
Hujan lebat lokal
Sekitar 76 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia masih mengalami musim kemarau, terutama di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Sementara itu, sekitar 8 persen ZOM telah memasuki musim hujan.
Dalam Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan Periode 16-22 Oktober 2026, BMKG menjelaskan kondisi tersebut berpotensi memperpanjang kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah yang masih minim hujan. Wilayah tersebut mencakup Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta Papua Selatan.
Meski curah hujan secara umum diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, peluang hujan tetap ada berkat dinamika atmosfer yang dapat mendukung pembentukan awan hujan dalam waktu relatif singkat.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif di sebagian Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra.
Gelombang Kelvin juga diprakirakan aktif di sebagian Sumatra Selatan, Bangka Belitung, sebagian besar Kalimantan, pesisir selatan Jawa, sebagian besar Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Aktivitas gelombang atmosfer tersebut dapat mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal.
Selain itu, pola pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua turut mendukung pemusatan massa udara serta pembentukan awan hujan. Suhu muka laut yang relatif hangat di perairan sekitarnya juga membantu menyediakan uap air di atmosfer.
"Kombinasi faktor tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang secara lokal," tulis BMKG dalam prakiraan tersebut.
Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca kering dalam skala dasarian atau periode sepuluh harian tidak menutup peluang hujan pada skala harian. Hujan signifikan tetap dapat terjadi di wilayah yang mendapat dukungan dinamika atmosfer regional maupun lokal.
(lom)
