Link untuk Melihat Dokumen UFO Milik Pentagon yang Dibuka ke Publik

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB
Salah satu foto dokumen terkait UFO atau UAP yang dirilis Pentagon. (Getty Images via AFP/HANDOUT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Departemen Pertahanan atau Departemen Perang Amerika Serikat (AS) alias Pentagon merilis seri dokumen ketujuh yang berisi catatan, gambar, hingga video terkait benda asing terbang yang tak dapat diidentifikasi (UFO) ke publik, Jumat (23/10) waktu setempat.

Dokumen yang sudah dideklasifikasi atau dibuka itu bisa diakses publik pada link atau tautan laman WAR.GOV/UFO.

Asisten Menteri Perang AS untuk Urusan Publik yang juga Juru Bicara Utama Pentagon, Sean Parnell, mengatakan pihaknya akan terus merilis berkas tambahan soal fenomena anomali tak dikenal (UAP) secara bertahap.

"Hari ini, Departemen Perang menerbitkan rilis ketujuh dari berkas Fenomena Anomali Tak Dikenal (UAP) yang telah dideklasifikasi dan bersifat historis sebagai bagian dari Sistem Pembukaan Segel dan Pelaporan Presiden untuk Pertemuan UAP (PURSUE)," kata dia dikutip dari siaran pers yang diunggah di situs resmi Pentagon.

"Koleksi ini terus disimpan di WAR.GOV/UFO, dan Departemen akan merilis berkas tambahan secara bertahap," kata dia.

Rilis ini juga mencakup laporan yang telah dideklasifikasi tentang dugaan aktivitas paranormal di Skinwalker Ranch, Utah. Kemudian historis penampakan UFO selama kurun waktu 1940-1950an, dan dokumen yang merinci bagaimana NASA dan Pentagon mengoordinasikan penanganan mereka terhadap dugaan fragmen kendaraan luar angkasa.

Pengungkapan terbaru ini menyusul enam rilis sebelumnya yang dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif awal tahun ini yang mengarahkan pemerintah untuk menyediakan catatan mengenai UFO kepada publik.

Pemerintahan AS di bawah Trump untuk pertama kalinya merilis sejumlah file dan video soal UAP danUFO pada 8 Mei 2026 lalu. Rilis ini merupakan bagian dari program Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters (PURSUE) milik Trump.

Sejak saat itu, berkala pemerintahan Trump merilis dokumen-dokumen "yang belum pernah dilihat sebelumnya" sebagai upaya meningkatkan transparansi pengetahuan pemerintah tentang fenomena ekstraterestrial.

"Video, foto, dan dokumen sumber asli UAP terbaru dari seluruh pemerintahan Amerika Serikat semuanya ada di satu tempat - tanpa perlu izin," demikian pernyataan resmi Gedung Putih, dikutip Fox News kala itu.

Pernyataan itu turut menyalahkan pemerintahan AS sebelumnya di bawah kepresidenan Joe Biden yang dianggap berupaya mendiskreditkan atau mencegah rakyat Amerika mengetahui fenomena ekstraterestrial.

Dalam rilisan ketujuh yang dibuka pekan ini, berkas-berkas tersebut di antaranya berisi laporan tentang objek segitiga hitam misterius yang terlihat oleh tiga agen federal di dekat fasilitas AS yang aman.

Disebutkan dalam salah satu berkas bahwa agen federal itu melaporkan objek tersebut bergerak sangat cepat dan jejak panasnya tidak dapat dideteksi peralatan termal mereka.

(kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK