Mengenal Chip Merah Putih, Ambisi Kemandirian Semikonduktor RI

CNN Indonesia
Senin, 02 Nov 2026 13:00 WIB
Ilustrasi. Pemerintah mengembangkan proyek Chip Merah Putih untuk kemandirian industri semikonduktor. (Foto: AFP/YUICHI YAMAZAKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah tengah mengembangkan proyek Chip Merah Putih sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian industri semikonduktor nasional. Proyek ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari kementerian, BUMN, hingga perguruan tinggi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pengembangan Chip Merah Putih harus dilakukan secara terarah, termasuk dalam menyiapkan ekosistem desain, riset, dan sumber daya manusia.

"Dari pertemuan terakhir, sudah disampaikan kesiapan dari BP BUMN untuk mengajukan izin prakarsa. Hari ini kita akan mendengar perkembangan terbaru dan mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dilengkapi. Target sebelumnya adalah 11 November, paling tidak prosesnya sudah mulai masuk tahap harmonisasi," kata Brian dalam keterangannya, Senin (2/11), dikutip dari Antara

.

Lantas, apa sebenarnya Chip Merah Putih dan sejauh mana perkembangannya?

Salah satu langkah awal dalam pengembangan ekosistem Chip Merah Putih adalah peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih oleh Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) pada 27 Juli 2026.

Fasilitas yang diluncurkan di Gedung Subono Mantofani, Kantor Peruri, Jakarta, ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap teknologi perancangan chip.

Pasalnya, chip merupakan komponen penting dalam berbagai perangkat elektronik dan layanan digital, termasuk paspor elektronik, kartu identitas, hingga kartu pembayaran.

Komponen ini antara lain digunakan untuk mendukung keamanan data yang tersimpan dalam perangkat maupun dokumen elektronik.

Namun, kemampuan merancang chip di Indonesia masih menghadapi sejumlah hambatan, termasuk terbatasnya tenaga ahli, mahalnya perangkat kerja, serta minimnya akses terhadap fasilitas praktikum.

Melalui Sandbox Desain Chip Merah Putih, Peruri berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan menyediakan lingkungan eksperimen digital yang dapat diakses secara gratis melalui peramban web.

Platform ini memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, hingga perusahaan rintisan untuk mempelajari, menguji, dan merancang chip tanpa harus langsung mengeluarkan biaya besar untuk produksi fisik.

Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko mengatakan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.

"Melalui perancangan chip secara mandiri, PERURI berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen serta data strategis bangsa dari ancaman siber, sekaligus mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia di ekosistem semikonduktor global," kata Teguh dalam keterangan resmi Peruri, Senin (27/7)

Berdasarkan perkembangan terbaru yang disampaikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Senin (2/11), pengembangan Chip Merah Putih saat ini telah mencapai tahap penyiapan ekosistem desain bersama sejumlah mitra.

Salah satu fasilitas yang telah digunakan adalah sandbox desain chip yang dimanfaatkan dalam kegiatan hackathon. Kegiatan tersebut diikuti 98 tim dari 41 perguruan tinggi dengan melibatkan 338 mahasiswa.

Selain pengembangan ekosistem desain, pemerintah juga mendorong penelitian semikonduktor melalui kerja sama dengan sejumlah kampus.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menyampaikan salah satu program penelitian tersebut ditargetkan selesai pada Mei 2028.

Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kemampuan desain chip nasional.
Pengembangan Chip Merah Putih juga diarahkan pada sejumlah jenis chip dengan mempertimbangkan kelayakan teknis dan ekonomi.

Peta jalan yang disiapkan disebut tak hanya mencakup pengembangan desain, tetapi juga kemungkinan untuk melangkah ke tahap fabrikasi atau proses pembuatan chip secara fisik.

Artinya, pengembangan yang dilaporkan saat ini masih berfokus pada pembangunan kemampuan desain, riset, serta penyiapan ekosistem pendukung sebelum kemungkinan memasuki tahapan produksi.

Lebih lanjut, pemerintah turut memperhitungkan kebutuhan tenaga ahli untuk mendukung industri tersebut.

Dari sisi industri, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai semikonduktor merupakan komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap persaingan teknologi global.

"Chip bukan lagi sekadar produk industri, melainkan komoditas strategis penentu dominasi global," ujar Faisol dalam peluncuran sandbox pada Juli lalu.

Menurut Faisol, pengembangan semikonduktor juga sejalan dengan rencana pemerintah menyusun peta jalan ekosistem industri chip, termasuk rencana pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau AI Data Center nasional yang membutuhkan chip dalam jumlah besar.

Di sisi lain, pemerintah masih membahas kerangka kebijakan dan koordinasi antarlembaga untuk memastikan arah pengembangan industri semikonduktor.

(lom)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK