Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor mengatakan premi bruto industri asuransi umum sepanjang semester I meningkat menjadi sebesar Rp 28,1 triliun. Sementara itu klaim meningkat menjadi Rp 37,3 triliun.
“Pertumbuhan itu paling besar disokong oleh kenaikan premi asuransi harta benda, yang mencapai hingga Rp 1,22 triliun jadi Rp 7,94 triliun, atau tumbuh sebesar 18,2 persen di semester I 2015,” jelas Julian di Jakarta, Senin (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Karena banyak pertumbuhan premi dalam bentuk polis all risk dan property all risk. Lebih ke harta benda untuk perusahaan,” jelasnya.
“Kita melihat premi dari asuransi kendaraan bermotor, tidak akan berbeda jauh dari sebelumnya. Namun kami tetap optimis apa lagi bulan ini ada pameran kendaraaan bermotor seperti IIMS dan GIIAS,” tambahnya.
“Kami menunggu berjalannya proyek infrastruktur pemerintah dan diharapkan berjalan di semester II ini. Kalau itu tidak terealisasi, bisa di bawah 13 persen,” jelasnya.
Sementara untuk premi bruto dari asuransi kendaraan bermotor, diharapkan bisa membantu kinerja keseluruhan nantinya. Ia menyatakan, pihaknya optimistis karena adanya momen lebaran yang kinerjanya dicatatkan pada Juli.
“Selama ini setiap lebaran ada penaikan premi di kendaraan bermotor. Semoga tidak turun jauh,” katanya. (gen)