Memulai Startup, Pilih Permodalan yang Tepat

Deddy Sinaga, CNN Indonesia | Kamis, 30/03/2017 14:37 WIB
Ada banyak cara untuk membiayai sebuah startup. Pilihlah yang akan menguntungkanmu. Berikut rinciannya. Foto: StartupStockPhotos
Jakarta, CNN Indonesia -- Anak muda memulai usaha rintisan alias start up bukan lagi cerita baru sekarang. Di samping menentukan bisnis yang paling tepat dan berpotensi sukses, kamu juga perlu mencari tahu cara terbaik untuk memodali usaha rintisanmu.
 
Ada banyak cara untuk membiayai sebuah startup. Kamu bisa menghemat uang sendiri dengan meminjam uang dari keluarga dan teman-teman. Kamu bahkan bisa menginvestasikan sejumlah dana dari rekening.

Tapi bagi banyak perusahaan, pilihan untuk mengambil pinjaman atau meningkatkan modal berawal dari investor.

Jalur keuangan yang kamu pilih akan mempengaruhi bagaimana kamu menjalankan bisnis. Sehingga hal ini akan menjadi sebuah keputusan yang tidak ringan atau mudah.


Pinjaman dan penggalangan dana, keduanya memiliki sisi baik dan buruk. Pilihan terbaik sangat bergantung pada jenis bisnis yang akan jalankan dan apa yang dibutuhkan dengan uang itu.

Bagaimana membuat pilihan yang tepat dalam menentukan metode pinjaman yang tepat untuk bisnismu? Apa keuntungan dan kerugian dari beberapa metode pinjaman dana? Berikut beberapa saran dari beberapa ahli keuangan dan bisnis yang telah dirangkum di bawah ini:

Pinjaman usaha
Pilihan: pinjaman bank, pinjaman alternatif

Keuntungan
Pinjaman adalah salah satu cara yang paling hemat untuk mendanai bisnismu. Jika kamu mendapatkan pinjaman melalui bank untuk modal kerja sebuah usaha, biasanya kamu akan memiliki tingkat bunga yang lebih rendah daripada pinjaman pribadi (kredit konsumtif). Mengambil pinjaman juga memberikan kamu kesempatan untuk membangun nilai kredit bisnis pada saat kamu membayar kembali pinjaman.

Kerugian
Proses aplikasi pinjaman perbankan akan memakan waktu yang lumayan panjang. Kamu juga harus memenuhi syarat dalam daftar panjang, yang sering kali lebih cocok untuk bisnis yang sudah mapan. Adapun pinjaman alternatif, memang lebih cepat diproses dan disetujui. Tetapi biasanya bunganya sangat tinggi. Pinjaman alternatif dapat membantu dalam keadaan darurat, tetapi tidak untuk menjadi strategi jangka panjang yang baik karena tingkat bunga yang lebih tinggi.

Penggalangan Dana
Pilihan: Modal Investor

Keuntungan
Menemukan seorang investor bisa menjadi langkah strategis yang lebih baik untuk membantu kamu mengembangkan bisnis. Namun, investor sering membawa lebih banyak persyaratan bukan hanya sekedar modal. Mereka mungkin memiliki hubungan bisnis, kemampuan manufaktur, keahlian distribusi, dan lain-lain yang tidak kamu miliki. Kamu juga akan cenderung dapat menerima jumlah yang jauh lebih besar dana dari investor ventura kapitalis, jika itu yang dibutuhkan bisnismu.

Jika Anda akan memilih jalan melalui crowdfunding, hambatan masuk jauh lebih rendah daripada melalui pinjaman konvensional. Proses pemeriksaan kredit dan aplikasi tidak membutuhkan waktu yang panjang dan melelahkan. Beberapa crownfunding dapat kamu jumpai di website resmi mereka seperti Kickstarter dan Indiegogo sebagai lawan investor ekuitas terakreditiasi. Siapa pun dapat memulai kampanye crowdfunding hanya dengan beberapa klik. Ini juga merupakan pilihan cerdas jika kamu perlu untuk mengumpulkan jumlah yang lebih kecil. Pemberi pinjaman bisnis dan investor cenderung untuk menangani dalam jumlah besar modal.

Kerugian
Salah satu kelemahan terbesar untuk penggalangan dana ekuitas adalah harus menyerahkan bagian dari kepemilikan perusahaan. Investor kemungkinan akan mengambil bagian yang lebih besar dari keuntungan kamu di setiap pembayaran pinjaman, dan mereka sering meminta kekuasaan pengambilan keputusan dalam bisnismu sebagai bagian dari kepemilikan saham mereka.

Sementara pendukung crowdfunding konsumen mungkin tidak menuntut ekuitas, platform ini biasanya memiliki tingkat keberhasilan yang rendah, dan kampanye mengambil banyak waktu dan energi untuk mendapatkan dana.

Saran pembiayaan bisnis
Secara objektif, pinjaman dana akan lebih baik atau lebih buruk daripada modal sendiri. Namun, penting bahwa kamu mempertimbangkan semua faktor yang terlibat dan mengetahui dengan benar akan kebutuhan bisnismu sebelum membuat keputusan akhir.

Mencari tahu mana yang tepat dan benar untuk bisnismu sendiri, bukan hanya sekadar mencari pinjaman, atau untuk crowdfunding, hanya karena setiap pengusaha lain yang kamu ketahui juga melakukannya.

Pemilik bisnis harus meneliti setiap opsi secara menyeluruh dan menilai mana yang memberikan kesempatan terbaik untuk sukses. Sangat penting untuk meletakkan rencana satu, dua dan lima tahun ke depan untuk bisnismu dan memahami visi dan tujuanmu. Setelah kamu memutuskan hal yang spesifik, kamu dapat mengetahui mana strategi keuangan yang akan membantumu mencapai visi.

Terlepas dari pilihan pendanaan yang kamu pilih, berikut adalah beberapa tips cerdas untuk membantu kamu dalam menjaga seluruh proses keuangan bisnis.

Punya rencana bisnis yang up-to-date.
Apakah kamu sedang pergi ke bank atau mendatangi investor, orang yang akan memberikan uang kepada kamu akan meminta rencana bisnismu. Orang ini perlu memahami bagaimana bisnismu sebelum dia memutuskan berinvestasi atau tidak. Sebuah rencana bisnis adalah penting untuk memperoleh pendanaan, hal ini harus menunjukkan pengetahuan tentang pasar bisnis, basis pelanggan, dan menunjukkan track record yang layak.

Sempurnakan langkah bisnis kamu. Selain rencana bisnis, kamu akan perlu mempersiapkan lapangan untuk calon pemberi pinjaman atau investor. Sangat disarankan untuk membuatnya sederhana, singkat dan mudah dipahami. Jika investor atau pemberi pinjaman tidak mengerti atau tidak tertarik pada apa yang kamu lakukan, tentunya apa yang kamu harapkan akan menjadi jauh.

Memahami istilah-istilah. Setiap kesepakatan pembiayaan bisnis dilengkapi dengan dokumen dalam bentuk tertulis, sebelum Anda menyetujui apa pun, kamu perlu memastikan bahwa kamu memahami apa yang kamu hadapi. Dengan investor, memperjelas pengaturan ekuitas dan waktu seberapa cepat mereka akan melihat keuntungan. Dengan pinjaman, bertanya tentang rincian pembayaran, serta hala-hal yang terkait dengan pinjaman itu sendiri secara detail.

Jangan menyerah. Ini sangat sulit untuk mendapatkan pendanaan untuk bisnis baru, jadi jika kamu ditolak, jangan terlalu berkecil hati. Ada pilihan lain di luar sana, dan bahkan jika rencana awalmu tidak berhasil, kamu dapat selalu mencoba jalan lain. Terus memperbaiki kinerja dan rencana bisnis kamu, pada akhirnya kamu akan menemukan pilihan yang tepat. (AR. Rahadian)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK