Dia memberikan contoh Sungai Ciliwung sebagai habitat yang populasi ikannya sudah terancam punah semua. Dari penelitian, kata Renny, 92,5 persen spesies ikan di sungai yang memiliki panjang hampir 120 km itu sudah lenyap.
Hal ini disebabkan oleh pencemaran sungai yang terus terjadi. “Kepunahan ikan juga diperburuk dengan mindset masyarakat yang menganggap badan sungai sebagai tempat pembuangan sampah,” kata Renny, dalam keterangan LIPI, pada pekan lalu..
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penelitian tahun 1910 sampai 2013, diketahui bahwa spesies ikan belida (Chitala lopis), soro, berot, nilem, tawes, putak, berukung, lele, brek, keperas, dan ikan hitam, sudah tak ada di Ciliwung.
Renny meminta pemerintah harus berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tak membuang sampah ke sungai.
Selain itu, masyarakat juga diminta jangan lagi menebar ikan sapu-sapu, nila, dan bawal, yang merupakan predator bagi spesies ikan asli.