Dinosaurus ini bernama spesies Borealopelta markmitchelli. Merupakan anggota dari familia nodosaurus.
Dia ditemukan di Alberta, Kanada, secara tak sengaja oleh operator mesin tambang. Fosilnya kemudian disimpan dan diteliti sejak itu di Royal Tyrrell Museum of Palaeontology.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinosaurus ini mampu melakukan kamuflase yang disebut countershading. Jadi warna tubuh atasnya lebih gelap dan tubuh bawahnya lebih terang. Countershading alias Hukum Thayer adalah metode kamuflase dengan warna yang lebih gelap di atas dan lebih terang di bawah tubuhnya.
Countershading sebetulnya umum saja. Ia diadaptasi oleh banyak mamalia, reptil, burung, ikan, dan serangga. Baik pemangsa maupun mangsanya. Ini sudah berlangsung sejak periode Cretaceous (66-145 juta tahun lalu).
Tapi hewan yang melakukan countershading biasanya berukuran kecil. Sedang nodosaurus ini besar dan berat sekali.
“Dengan kemampuan perlindungan diri sebesar itu, kita bisa membayangkan betapa bahayanya predator pada zaman Cretaceous,” kata Caleb Brown, peneliti di museum itu, seperti dikutip Science Daily baru-baru ini. (ded/ded)