“Airnya itu kotor, toiletnya juga kotor banget. Kadang ada sampah-sampah gitu di dalam toiletnya, jadi suka tersumbat dan kita jadi nggak bisa pakai toiletnya,” ujar Mariam, ketua kelompok PMR SMA Dwiwarna.
Menurut Mariam, toilet yang tersedia kurang layak untuk digunakan. Di samping toilet yang kurang layak, pasokan air bersih juga terbatas hingga tidak semua peserta dapat mendapatkan air bersih.
Karena hal tersebut, para peserta mencari cara lain untuk membersihkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pengalaman itu, kata Chaca, anggota PMR Dwiwarna yang lain, mereka belajar bahwa air bersih itu sangat berharga. “Dan kami juga dapat pengalaman baru dengan menumpang di rumah warga untuk mandi juga, jadi, terimakasih Jumbara Kabupaten Bogor 2017,” ujar Chaca. (ded/ded)