Jelas, mengevakuasi korban di dinding batu nan curam itu tak mudah. Dibutuhkan keahlian khusus. Karena itulah di lokasi itu, baru-baru ini diadakan pelatihan penyelamat dan relawan untuk menyelamatkan korban di medan vertikal dan sangat sulit.
“Kemampuan memanjat tebing tidak hanya untuk berolahraga melainkan tekniknya juga berguna untuk berbagai operasi kemanusiaan seperti evakuasi korban di medan gunung, gedung bertingkat hingga sumur,” kata Kepala Sekolah Vertical Rescue Indonesia, Tedi Ixdiana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelamatan korban tidak hanya berlaku di urusan tebing atau gunung, juga meluas ke masalah seperti korban yang tercebur sumur. Baru-baru ini tim lokal yang merupakan alumni Sekolah Vertical Rescue bekerjasama dengan Basarnas melakukan operasi penyelamatan pekerja yang terjebak di dalam cerobong Pembangkit Listrik Tenaga Uap di ketinggian 210 meter di daerah Sukabumi gara-gara alat pengangkutnya rusak.
Apa saja yang akan dipelajari siswa sekolah vertical rescue? Mereka ini akan mempunyai kualifikasi dasar, di antaranya: Rock Climbing Introduction (pengenalan panjat tebing), Belay System (teknik pengamanan pemanjat), Free Climbing (memanjat bebas), Top Rope Climbing (pemanjatan tali terpasang), Leading Climbing (pemanjatan perintisan), Ascending (memanjat menggunakan alat mekanik), Descending (turun menggunakan tali), Knot and Hitch (teknik simpul dan jerat), Anchoring (pemasangan pengaman), Topping Aut at The Anchor (lepas libat), Belay Escape (lepas beban), Hauling and Lowering (menaikkan dan menurunkan beban), Aid Climbing (pemanjatan dengan bantuan).
Kepala Pusdiklat PMI Pusat, Dwi Hariyadi yang turut menyaksikan praktek simulasi peserta PMI di Citatah mengatakan, pelatihan ini pertama kali digelar oleh PMI Pusat, dengan menggandeng Vertical Rescue Indonesia (VRI) sebagai mitra organisasi yang dinilai mempunyai kompetensi dan kualifikasi dalam evakuasi korban di area berisiko tinggi
Dwi berharap kegiatan kerjasama ini bisa terus dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi para sukarelawan PMI sebagai pendukung dalam kegiatan berbagai operasi kemanusiaan terutama dalam evakuasi korban bencana alam di medan-medan terjal. (ded/ded)