12 Nama Bulan dalam Kalender Islam, Beda dengan Masehi

tim | CNN Indonesia
Kamis, 01 Des 2022 07:00 WIB
Islam memiliki sistem penanggalan sendiri yang menjadi acuan waktu kegiatan ibadah Muslim di dunia, yakni Hijriyah. Berikut nama bulan dalam kalender Islam. Ilustrasi. Islam memiliki sistem penanggalan sendiri yang menjadi acuan waktu kegiatan ibadah Muslim di dunia, yakni Hijriyah. Berikut nama bulan dalam kalender Islam. (Foto: iStockphoto/wing-wing)
Jakarta, CNN Indonesia --

Islam memiliki sistem penanggalan atau kalender sendiri yang menjadi acuan waktu kegiatan ibadah bagi seluruh Muslim di dunia. Kalender ini dikenal dengan nama Hijriyah.

Seperti kalender pada umumnya, ada 12 nama bulan dalam kalender Islam. Nama-nama bulan Hijriyah menggunakan bahasa Arab.

Namun, sistem penanggalan ini bukan wahyu dari Allah. Mengutip berbagai sumber, kalender Hijriyah ini diprakarsai oleh Umar bin Khattab bersama para sahabat Nabi Muhammad SAW sejak abad ke-7.

Nama Hijriyah berasal dari peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi. Peristiwa ini menjadi perhitungan awal kalender Hijriyah, yaitu Tahun Baru Islam pada bulan Muharram.


Perhitungan Tanggal dan Jumlah Hari

Kalender Hijriyah menggunakan perhitungan tanggal berdasarkan pergerakan bulan terhadap bumi. Hal ini berbeda dengan kalender Masehi yang menggunakan pergerakan matahari terhadap bumi.

Jumlah hari dalam satu bulan di kalender Hijriyah sebanyak 29-30 hari. Sementara kalender Masehi berjumlah 28-31 hari.

Total hari dalam satu tahun kalender Hijriyah mencapai 354-355 hari. Jumlahnya lebih sedikit dari kalender Masehi yang bisa mencapai 365-366 hari.

Untuk penentuan awal hari, kalender Hijriyah berdasarkan waktu terbitnya matahari sampai terbenam. Sedangkan pada kalender Masehi mulai dari pukul 00.00 waktu setempat.


Nama Bulan dalam Kalender Islam

Berikut nama bulan dalam kalender Islam. Beberapa nama bulan Hijriyah sudah digunakan bangsa Arab dari sebelum Rasulullah SAW lahir, seperti Rabi'al-Awwal, Rabi'al-Tsani, Rajab, hingga Dzulhijah.

1. Muharram

Bulan Muharram menjadi penanda awal dimulainya kalender Hijriyah. Kata Muharram berarti terlarang.

Bulan ini dimaksudkan sebagai bulan yang disucikan atau dihormati. Sebab, pada masanya, masyarakat Arab tidak boleh berperang pada bulan ini.

2. Safar

Safar berarti kosong karena pada bulan ini masyarakat Arab biasanya meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Namun safar juga memiliki arti lain, yaitu berwarna kuning atau waktu pepohonan di musim gugur.

3. Rabi'ul awal

Rabi'ul awal berarti bulan saat terjadinya musim semi pertama. Sebab, rabi berarti musim semi dan awal artinya permulaan.

Pada bulan ini, orang Arab biasanya selesai berperang dan memperoleh kemenangan.

4. Rabi'ul akhir

Seperti halnya rabi'ul awal, rabi'ul akhir juga waktu terjadinya musim semi, namun sudah pada periode akhir. Dulu, bulan ini merupakan periode bagi orang Arab untuk mulai menggembalakan hewan ternak.

5. Jumadil awal

Jumadil awal menunjukkan waktu musim kering pertama terjadi. Sementara secara arti kata, jumda berarti lahan kering dan air membeku. Kondisi ini kerap terjadi ketika musim kering datang.

6. Jumadil akhir

Seperti halnya jumadil awal, jumadil akhir juga berarti musim kering, namun pada periode kedua atau akhir.

7. Rajab

Rajab merupakan bulan yang terhormat karena berasal dari kata rajaba yang berarti hormat. Pada bulan ini biasanya orang Arab akan diam di rumah dan menahan diri untuk berperang. Mereka menghargai bulan yang terhormat ini.

8. Syakban

Pada bulan ini, orang Arab mulai mencari air untuk persiapan perang. Mereka saling berpencar dan membagi wilayah untuk mencari air. Hal ini membuat syakban memiliki arti perpisahan atau pembagian.

9. Ramadan

Ramadan merupakan bulan ketika orang Arab melakukan puasa kepada Allah. Namun secara arti, Ramadan berasal dari kata ar-Ramda yang berarti panas. Sebab, pada bulan ini biasanya tengah berlangsung musim panas.

10. Syawal

Bulan ini merupakan periode waktu untuk mulai berburu, sehingga orang Arab membawa berbagai persiapan.

Syawal sendiri juga berarti membawa. Ini juga merupakan musim unta melahirkan dan membawa anaknya.

11. Zulkaidah

Pada bulan ini, orang Arab biasanya sudah selesai berperang. Setelah berperang, mereka diam atau beristirahat di rumah. Zulkaidah sendiri diartikan sebagai duduk atau istirahat.

12. Dzulhijah

Orang Arab biasanya melakukan ibadah haji ke Mekkah pada bulan ini. Begitu juga dengan berkurban dan ziarah karena Dzulhijah berarti ziarah.

Demikian nama bulan dalam kalender Islam. Semoga bermanfaat.

(uli/fef)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER