Mengenal 4 Sistem Ekskresi Manusia, dari Kulit sampai Hati

CNN Indonesia
Selasa, 21 Mar 2023 11:30 WIB
Ilustrasi. Sistem ekskresi manusia: pengertian, organ, dan urutan prosesnya. (iStockphoto/magicmine)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tubuh manusia tidak hanya menjalankan sistem pernapasan dan pencernaan untuk keberlangsungan hidup, tetapi ada juga sistem ekskresi. Sistem ekskresi manusia dilakukan oleh beberapa organ, seperti kulit, paru-paru, ginjal, sampai hati.

Berikut penjelasan mengenai sistem ekskresi manusia, dirangkum dari Modul Pembelajaran Biologi SMA Kelas XI Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.


Pengertian Sistem Ekskresi Manusia

Ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme tubuh yang tidak diperlukan lagi. Zat-zat tersebut perlu dikeluarkan agar tidak menjadi racun dan penyakit bagi organ-organ di dalam tubuh.

Maka, dapat diartikan bahwa sistem ekskresi manusia adalah sistem yang berlangsung di dalam tubuh untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme tubuh.

Selayaknya sistem lain dalam tubuh seperti pernapasan dan pencernaan, ada organ-organ yang bekerja untuk menjalankan sistem tersebut.

Organ-organ ekskresi juga memiliki fungsi untuk mengatur homeostasis tubuh dan mengatur tingkat keasaman (pH) cairan dalam tubuh.

Baca juga artikel terkait lainnya:


Organ Ekskresi Manusia

Berikut organ-organ yang melakukan sistem ekskresi manusia.

1. Kulit

Ilustrasi. Kulit adalah salah satu organ dalam sistem ekskresi manusia (iStockphoto/Doucefleur)

Kulit melakukan ekskresi untuk mengeluarkan keringat yang terdiri dari air, garam, sisa metabolisme sel, urea, dan asam.

Berikut urutan sistem ekskresi kulit.

2. Paru-paru

Ilustrasi. Paru-paru adalah salah satu organ dalam sistem ekskresi manusia (Istockphoto/yodiyim)

Paru-paru melakukan ekskresi untuk mengeluarkan karbon dioksida dan uap air dari proses respirasi.

Berikut urutan sistem ekskresi paru-paru.

3. Ginjal

Ilustrasi. Ginjal adalah salah satu organ dalam sistem ekskresi manusia (Istockphoto/magicmine)

Ginjal melakukan ekskresi untuk mengeluarkan urine yang mengandung air, garam, urea, dan urobilin. Urobilin merupakan zat yang memberi warna kuning pada urine, sementara urea adalah zat yang memberi bau pada urine.

Berikut urutan sistem ekskresi ginjal.

4. Hati

Ilustrasi. Hati adalah salah satu organ dalam sistem ekskresi manusia (iStock/magicmine)

Hati melakukan ekskresi untuk mengeluarkan urea, pigmen, empedu, dan racun. Empedu merupakan cairan hijau kebiruan berasa pahit dengan pH sekitar 7-7,6 yang mengandung kolesterol, garam mineral, garam empedu, dan pigmen yang disebut bilirubin dan biliverdin.

Berikut urutan sistem ekskresi hati.

Demikian penjelasan mengenai sistem ekskresi manusia. Selamat belajar!

(uli/fef)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK