Kapan Terakhir Bayar Utang Puasa Ramadhan 2025? Awas Terlewat
Utang puasa Ramadhan tahun lalu harus segera 'dibayar' sebelum terlambat. Sebenarnya, kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025?
Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam. Ibadah ini mengharuskan umat Islam untuk menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibadah ini hanya dilakukan pada bulan Ramadhan, mulai dari terbit fajar atau imsak hingga matahari terbenam.
Namun, ada beberapa orang yang mendapatkan keringanan ketika menjalankan ibadah ini. Contohnya, orang yang sedang dalam perjalanan, orang sakit, lansia renta yang lemah, ibu hamil, ibu menyusui, serta perempuan haid dan nifas dibolehkan untuk tidak berpuasa saat Ramadan.
Apabila tidak berpuasa, maka orang-orang tersebut harus membayar utang puasa mereka dengan berpuasa di bulan selain Ramadhan ketika mereka sudah sehat atau membayar fidyah.
Akan tetapi, mengganti puasa Ramadhan memiliki batas waktu. Lalu, kapan sebenarnya batas waktunya?
Batas waktu bayar utang puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan tahun lalu yang tidak sempat dilakukan wajib diganti pada hari lain di luar bulan Ramadhan.
Artinya, selama belum masuk Ramadhan berikutnya, seseorang masih memiliki kesempatan untuk menunaikan kewajiban membayar utang puasa.
Sebagian ulama menyarankan agar puasa qadha diselesaikan pada hari-hari terakhir bulan Sya'ban, yang merupakan bulan sebelum Ramadhan.
Cara untuk membayar puasa tersebut ada dua, yakni berpuasa di hari lain atau membayar fidyah.
Membayar puasa dengan berpuasa di hari lain caranya cukup mudah, yakni:
1. Menentukan hari puasa qadha
Puasa qadha dilakukan di luar bulan Ramadhan dan tidak boleh dilaksanakan pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti Idul Fitri dan Idul Adha.
2. Berniat pada malam hari
Niat puasa qadha harus dilakukan sebelum waktu subuh sebagai penegasan bahwa puasa tersebut diniatkan untuk mengganti puasa Ramadhan.
3. Melaksanakan sahur
Sahur memang tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan membantu menjaga kekuatan tubuh selama berpuasa.
4. Menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Selama berpuasa, hindari makan, minum, hubungan suami istri, serta perbuatan lain yang dapat membatalkan puasa atau mengurangi nilai pahala.
5. Menjaga akhlak dan memperbanyak amal kebaikan
Puasa qadha sebaiknya diiringi dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, berzikir, bersholawat, serta bersedekah agar nilai ibadah semakin sempurna.
6. Berbuka dengan doa
Saat berbuka, dianjurkan membaca doa, di antaranya:
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu. Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki dari-Mu aku berbuka."
Atau doa berikut:
Dzahabazh zhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala tetap ada, insya Allah."
Selain dengan berpuasa, membayar utang puasa juga bisa dilakukan dengan cara membayar fidyah.
Biasanya cara yang satu ini dilakukan apabila seseorang yang berutang masih sakit atau tidak mampu berpuasa, seperti lansia yang sudah renta atau orang sakit parah.
Untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, seseorang harus membayar satu mud fidyah. Besaran satu mud ini setara dengan sekitar 543 gram makanan pokok menurut mazhab Malikiyah, Syafi'iyah, dan Hanabilah.
Sementara menurut mazhab Hanafiyah, ukurannya sekitar 815 gram bahan makanan pokok seperti beras atau gandum.
Kemudian, batas waktu untuk membayar puasa tahun sebelumnya adalah sebelum masuknya bulan Ramadan. Di tahun 2026 sendiri, bulan Ramadan diperkirakan akan dimulai tanggal 18 atau 19 Februari 2026.
Maka dari itu, jika kamu memiliki utang puasa Ramadan tahun 2025, sebaiknya utang tersebut segera dibayar sebelum tanggal 18 Februari 2026.
Namun, apabila seseorang lalai membayar utang puasa sampai masuk bulan Ramadan berikutnya, contohnya utang puasa tahun 2024 dan sebelumnya, maka cara membayarnya pun menjadi berbeda.
Berdasarkan NU Online, orang tersebut diwajibkan membayar fidyah sebesar satu mud untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan dan harus tetap mengqadha puasanya.
Demikian penjelasan lengkap tentang kapan terakhir bayar utang puasa Ramadhan 2025. Semoga bermanfaat
(sac/fef)[Gambas:Video CNN]


