Niat Sholat Subuh Lengkap Bacaan dan Tata Caranya

CNN Indonesia
Selasa, 27 Jan 2026 01:20 WIB
Ilustrasi. Niat sholat Subuh, bacaan, dan tata caranya. (iStockphoto/shironosov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setiap muslim wajib untuk mengetahui niat sholat Subuh, bacaan, dan tata caranya agar ibadah diterima Allah SWT.

Sholat Subuh merupakan sholat wajib yang dikerjakan sejak terbit fajar shadiq hingga terbitnya matahari.

Sholat Subuh memiliki keutamaan yang besar bagi muslim yang mengerjakannya. Allah Swt berfirman dalam Al Quran Surat Al Isra' ayat 78.


أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا


"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra': 78)


Niat sholat Subuh

Sholat Subuh dikerjakan sebanyak dua rakaat. Niat sholat dibedakan tergantung pengerjaannya secara sendiri atau berjamaah. Berikut bacaan niat sholat Subuh.

1. Niat sholat Subuh sendiri/munfarid

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushalli fardhu Subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa an lillahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat, saat ini karena Allah ta'ala."

2. Niat sholat Subuh sebagai imam

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Ushalli fardhu Subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta'ala."


2. Niat sholat Subuh sebagai makmum

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لله تَعَالَى.

Ushalli fardhu Subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati makmuman lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu Subuh dua rakaat, menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah ta'ala."

Tata cara sholat Subuh dan bacaannya

Dirangkum berbagai sumber, berikut tata cara sholat Subuh lengkap dengan bacaannya.

1. Berdiri tegak

Berdiri dengan tegak menghadap kiblat, pandangan arahkan ke tempat sujud.


2. Membaca niat sholat Subuh

Baca niat sholat Subuh sesuai cara melaksanakannya, sendiri atau berjamaah.


3. Takbiratul ihram

Mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki dan sejajar dengan dada untuk perempuan, hadapkan tangan ke arah kiblat dan berucap, "Allahu Akbar".


4. Bersedekap

Letakkan tangan kanan di atas tangan kiri dan ditaruh antara dada dan pusar.


5. Membaca doa iftitah

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ"

Arab-latin: Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim."


6. Membaca Surat Al Fatihah

Setelah selesai membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca Surat Al Fatihah.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِیْنَ(1) الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ(2) مٰلِكِ یَوْمِ الدِّیْنِﭤ(3) اِیَّاكَ نَعْبُدُ وَ اِیَّاكَ نَسْتَعِیْنُﭤ(4) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِیْمَ(5) صِرَاطَ الَّذِیْنَ اَنْعَمْتَ عَلَیْهِمْ ﴰ غَیْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَیْهِمْ وَ لَا الضَّآلِّیْنَ(7)

Arab-Latin: Bismillahir-rahmanir-rahiim. Alhamdulillaahi rabbil 'alamiin. Ar rahmaanir rahiim. Maaliki yaumid din. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraatal mustaqiim. Shiraatalladzina an'amta 'alaihim gairal maghdubi 'alaihim walad daallin.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.


7. Membaca satu surat Al Quran

Anda dapat membaca surat pendek seperti Surat Al Ikhlas atau Al Muawwidzatain seperti Surat Al Falaq dan An Nas.

Misalnya pada rakaat pertama, Anda bisa memilih membaca Surat Al Ikhlas. Berikut bacaannya.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ(1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

Arab-latin: Qul huwallâhu aḫad. Allâhush-shamad. Lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakul lahû kufuwan aḫad.

Artinya: Katakanlah: "Dialah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia."


8. Rukuk

Setelah selesai membaca salah satu surat Al Quran, dilanjutkan dengan gerakan badan untuk rukuk dan berucap "Allahu Akbar" sembari mengangkat kedua tangan sejajar pundak atau telinga seperti saat takbiratul ihram.

Lalu membaca bacaan rukuk:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

Arab-latin: Subhaana robbiyal 'adziimi wabihamdih.

Artinya: Maha suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.


9. Iktidal

Bangkit dari rukuk sambil mengangkat kedua tangan sejajar dada atau telinga seraya mengucapkan:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Arab-latin: Sami Allahu liman hamidah.

Artinya: Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya.

Lalu dilanjut dengan membaca doa i'tidal:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Arab-latin: Rabbana lakal-hamdu mil'us-samaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil'u maa syi'ta min sya'in ba'du.

Artinya: Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki sesudah itu.


10. Sujud pertama

Sujud dilakukan dengan cara bertumpu pada tujuh anggota badan yaitu dahi, lutut, telapak tangan, dan kedua kaki. Dilanjutkan dengan membaca doa sujud:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Arab-latin: Subhanaa robiyal a'laa wa bi hamdih.

Artinya: Maha Suci Rabbku Yang Mahatinggi dan pujian untuk-Nya.


11. Duduk di antara dua sujud

Bangkit dari sujud dan duduk iftirasy dan membaca:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Arab-latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku.


12. Sujud kedua

Lakukan sujud kedua dengan posisi dan bacaan yang sama dengan sujud pertama.


13. Bangkit dari sujud

Setelah sujud bangkit lalu berdiri ke rakaat kedua dengan mengucapkan "Allahu Akbar" tanpa mengangkat kedua tangan. Pada rakaat kedua, lakukan hal yang sama tanpa membaca doa iftitah.

Mulai dengan membaca Al Fatihah, surat pendek pilihan, rukuk, iktidal, hingga sujud.


14. Duduk tasyahud akhir

Selanjutnya, bangun dari sujud kedua untuk duduk tasyahud akhir dengan posisi tawarruk dan mengucap "Allahu akbar" tanpa mengangkat kedua tangan.


15. Membaca bacaan tasyahud

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

Arab-latin: At tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaat lillah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillahish sholihiin. Asyhadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rosuuluh.

Artinya: Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya.


15. Membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW

Setelah membaca tasyahud dilanjutkan dengan membaca sholawat Nabi Muhammad SAW atau bacaan sholawat Ibrahimiyah:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Arab-latin: Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammad wa'alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa ibraahiima wa'alaa aali sayyidinaa ibrahiima, wabaarik 'alaa aali sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammadin kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahima wa 'alaa aali sayyidina ibraahima, fil 'aalamiina innaka hamiidun majiidun.

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.


16. Salam

Terakhir, mengucap salam "Assalamu'alaikum warahmatullah" dua kali sambil menoleh ke kanan terlebih dahulu lalu ke kiri.

Demikian niat sholat Subuh lengkap tata cara dan bacaannya.

(fef)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK