Apakah Masuk Jalur SNBT Bisa Dapat Bantuan KIP Kuliah?
Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 sudah resmi dibuka mulai 25 Maret sampai dengan 7 April 2026.
Yang kerap menjadi pertanyaan banyak siswa, apakah masuk jalur SNBT bisa dapat KIP Kuliah?
KIP Kuliah atau Kartu Indonesia Pintar Kuliah merupakan program pemerintah bagi siswa yang berprestasi yang mempunyai keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi.
Mahasiswa yang terpilih akan dibebaskan biaya kuliahnya sampai lulus bahkan mendapatkan uang saku sebesar Rp800 ribu sampai Rp1,4 juta per bulan.
Bantuan ini diberikan untuk menunjang kebutuhan selama kuliah, mulai dari biaya makan, tempat tinggal, hingga kebutuhan penunjang akademik lainnya.
Tak heran, bila KIP Kuliah menjadi incaran siswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah tetapi terkendala biaya.
Sementara Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) adalah seleksi masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Jalur ini menjadi salah satu pilihan utama bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi negeri.
Apakah masuk jalur SNBT bisa dapat KIP Kuliah?
Calon mahasiswa yang lolos seleksi lewat jalur SNBT bisa mendapatkan bantuan KIP Kuliah yang mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup.
Justru untuk bisa mendapat bantuan KIP Kuliah, kamu harus telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Peserta KIP SNBT diharuskan untuk lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK terlebih dahulu sebagai syarat utama seleksi.
Tidak ada perbedaan antara penerima peserta KIP Kuliah jalur SNBT ataupun SNBP. Keduanya sama-sama mendapatkan pembiayaan penuh dari pemerintah.
Syarat KIP Kuliah jalur SNBT 2026
Untuk mendapatkan KIP Kuliah melalui jalur SNBT, melansir laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, antara lain:
- Penerima KIP Kuliah berstatus siswa SMA/SMK/sederajat yang lulus di tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya
- Memiliki kemampuan akademik yang baik
- Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang dibuktikan dengan dokumen resmi
- Telah diterima di perguruan tinggi negeri atau swasta pada program studi dengan akreditasi A/Unggul atau B/Baik Sekali, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada prodi dengan akreditasi C/Baik.
Kondisi ekonomi calon penerima dibuktikan melalui salah satu indikator berikut:
- Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat sekolah
- Terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) hingga desil 4
- Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
Bila tak masuk dalam kategori yang telah disebutkan, calon penerima tetap bisa mendaftar selama memenuhi syarat penghasilan.
Syaratnya orang tua atau wali harus memiliki total penghasilan di bawah UMP daerah asal. Dalam kondisi ini, Anda wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Dokumen tersebut menjadi bukti tambahan untuk menunjukkan kondisi ekonomi calon mahasiswa.
Tahapan pendaftaran KIP Kuliah 2026
Setelah memenuhi syarat, berikut alur pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur SNBT:
- Daftar akun KIP Kuliah melalui situs resmi kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
- Isi data seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta email aktif
- Nantinya sistem akan melakukan pengecekan data dan kelayakan secara otomatis
- Jika lolos tahap awal, pendaftar akan menerima nomor pendaftaran dan kode akses melalui email
- Lengkapi data pendaftaran KIP Kuliah dan pilih jalur SNBT
- Lanjutkan pendaftaran UTBK-SNBT di portal seleksi nasional
- Setelah dinyatakan lolos di perguruan tinggi, pihak kampus akan melakukan verifikasi lanjutan
Proses di atas terhubung langsung antarsistem, jadi data akan tersinkron secara otomatis setelah memilih jalur seleksi. Karena itu, penting untuk memastikan data yang dimasukkan sudah benar agar tidak terkendala saat proses verifikasi.
Itulah jawaban atas pertanyaan apakah masuk jalur SNBT bisa dapat KIP Kuliah, semoga bermanfaat!
(san/fef)