Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 08:35 WIB
Cara cek sebaran asap karhutla bisa dipantau lewat situs BMKG hingga NASA Firm.
Ilustrasi. Cara cek sebaran asap karhutla bisa dipantau lewat situs BMKG hingga NASA Firm. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menimbulkan titik panas, tetapi juga menghasilkan asap yang dapat menyebar ke berbagai wilayah. Sebaran asap ini perlu dipantau agar masyarakat bisa mengantisipasi dampaknya, terutama terhadap kesehatan dan kualitas udara.

Salah satu cara untuk memantau sebaran asap karhutla adalah melalui layanan digital yang menyediakan informasi dan citra satelit.

Masyarakat dapat memanfaatkan website Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta layanan NASA Fire Information for Resource Management System (FIRMS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi sebaran asap penting untuk membantu masyarakat mengenali potensi penurunan kualitas udara. Data tersebut juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan karhutla.

Pentingnya memantau sebaran asap karhutla

Mengutip informasi BMKG, pemantauan sebaran asap karhutla memiliki sejumlah manfaat, mulai dari melindungi kesehatan masyarakat hingga mendukung penanganan kebakaran. Berikut beberapa alasan sebaran asap karhutla perlu dipantau.

1. Melindungi kesehatan masyarakat

Informasi sebaran asap dapat menjadi peringatan dini bagi masyarakat yang berpotensi terpapar polusi udara. Dengan mengetahui wilayah terdampak, masyarakat bisa melakukan langkah pencegahan, seperti menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

2. Menjaga keselamatan penerbangan

Asap tebal dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu keselamatan penerbangan. Informasi sebaran asap membantu pihak terkait mengidentifikasi wilayah yang berpotensi terdampak dan mempertimbangkan langkah keselamatan yang diperlukan.

3. Memantau kualitas udara

Pemantauan sebaran asap membantu pihak terkait memahami dampak karhutla terhadap kualitas udara di suatu wilayah. Informasi ini juga dapat digunakan untuk menentukan langkah mitigasi bagi masyarakat yang terdampak.

4. Memahami dampak terhadap iklim

Asap karhutla mengandung partikel dan gas yang dapat memengaruhi atmosfer. Pemantauan sebarannya dapat mendukung penelitian mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap iklim.

5. Mendukung studi polusi udara

Data sebaran asap dapat digunakan untuk mempelajari pola penyebaran polusi udara, termasuk wilayah yang terdampak dan perubahan konsentrasi polutan.

6. Menjadi bahan pertimbangan kebijakan publik

Informasi sebaran asap dapat membantu pemerintah menentukan kebijakan dan langkah pengendalian polusi udara, terutama di wilayah yang mengalami dampak karhutla.

7. Mendukung penanganan kebakaran

Pemantauan sebaran asap dapat membantu proses identifikasi wilayah terdampak, koordinasi antarpihak, serta penentuan prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan.

8. Membantu persiapan evakuasi

Jika asap mencapai tingkat yang membahayakan kesehatan atau keselamatan, informasi sebarannya dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk menyiapkan langkah evakuasi bagi masyarakat.

Cara cek sebaran asap karhutla

Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah layanan digital untuk memantau sebaran asap karhutla. Berikut dua cara yang bisa dicoba:

1. Melalui website BMKG

Website resmi BMKG menyediakan berbagai informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika, termasuk informasi terkait karhutla. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk melihat citra sebaran asap yang tersedia.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka website resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/.

2. Pilih menu Cuaca.

3. Cari menu Peringatan Karhutla.

4. Pilih Citra Sebaran Asap.

5. Perhatikan citra satelit yang ditampilkan untuk melihat informasi sebaran asap di berbagai wilayah.

Tampilan dan susunan menu pada website dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, pastikan informasi yang diakses berasal dari kanal resmi BMKG.

2. Melalui NASA FIRMS

Cara lain untuk memantau aktivitas kebakaran dan kondisi wilayah terdampak adalah menggunakan NASA FIRMS. Layanan milik NASA ini menyediakan informasi kebakaran aktif berdasarkan pengamatan satelit.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka website NASA FIRMS.

2. Buka menu Layers atau lapisan peta.

3. Pilih lapisan citra satelit yang tersedia, misalnya MODIS dari satelit Aqua dan Terra atau VIIRS dari satelit Suomi NPP dan NOAA-20.

4. Periksa peta untuk melihat titik kebakaran aktif dan kondisi wilayah di sekitarnya.

Untuk mengidentifikasi asap, pengguna dapat memeriksa citra satelit dengan tampilan warna alami atau true color. Namun, asap tidak selalu dapat dibedakan dengan jelas dari awan, kabut, atau kondisi atmosfer lainnya.

Perlu diketahui, NASA FIRMS terutama menyediakan informasi mengenai lokasi kebakaran aktif berdasarkan pengamatan satelit. Data titik kebakaran tidak serta-merta menunjukkan batas sebaran asap ataupun tingkat polusi udara di suatu wilayah.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menggabungkan informasi citra satelit dengan data kualitas udara, prakiraan cuaca, dan informasi resmi dari BMKG atau instansi terkait.

Dengan memantau sebaran asap karhutla melalui layanan digital, masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi dampak kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, informasi satelit perlu dipahami sesuai fungsinya dan tidak dijadikan satu-satunya acuan untuk menilai keamanan kualitas udara di suatu wilayah.

(ahd/tis)