Apa Itu IHSG, Fungsi, dan Faktor yang Memengaruhi Pergerakannya

CNN Indonesia
Senin, 26 Okt 2026 12:15 WIB
Sebenarnya apa itu IHSG, faktor yang memengaruhi pergerakannya, dan fungsinya dalam menggambarkan kondisi pasar saham di Indonesia? (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kerap menimbulkan kekhawatiran, terutama di kalangan investor pasar modal.

Dampaknya tak hanya dirasakan oleh investor, tetapi juga berpotensi merembet ke sektor riil dan memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat secara luas.

Lantas, apa sebenarnya IHSG, apa saja faktor yang memengaruhi pergerakannya, dan apa fungsinya dalam menggambarkan kondisi pasar saham di Indonesia?

Pertanyaan ini wajar muncul karena IHSG kerap dikaitkan dengan aktivitas investasi saham.

Memahami pergerakan IHSG juga penting bagi masyarakat umum untuk mengetahui gambaran kondisi pasar modal dan dampaknya terhadap perekonomian. Dengan begitu, masyarakat dapat menyikapi fluktuasi indeks secara lebih bijak dan tidak mudah panik.

Apa Itu IHSG?

Mengutip buku Saham vs Crypto yang ditulis oleh Ismail, S.T, M.T , Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Indonesia Composite Index merupakan indeks yang menggambarkan pergerakan harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG pertama kali diperkenalkan pada 1 April 1983.

IHSG mencakup saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI. Pergerakannya digunakan untuk melihat gambaran umum kondisi pasar saham Indonesia.

Ketika IHSG menguat, harga saham secara agregat secara keseluruhan cenderung naik. Sebaliknya, pelemahan IHSG menunjukkan penurunan nilai indeks dan tekanan pada pasar saham secara keseluruhan.

Namun, perubahan IHSG tak berarti semua saham bergerak ke arah yang sama. Sebagian saham bisa naik ketika IHSG melemah, begitu pula sebaliknya.


Faktor yang memengaruhi IHSG

Mengutip buku Taktis Berinvestasi Reksa Dana oleh Liyanto Sudarso, terdapat sejumlah faktor ekonomi yang dapat memengaruhi pergerakan IHSG, sebagai berikut.

1. Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dapat mendorong kinerja perusahaan melalui peningkatan pendapatan, laba, dan earning per share (EPS) atau laba per saham. Contohnya, saat kinerja perusahaan membaik, minat investor untuk membeli saham berpotensi meningkat dan mendorong IHSG menguat.

2. Suku bunga acuan

Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pun turut memengaruhi konsumsi masyarakat dan keputusan investasi. Sebagai gambaran, penurunan suku bunga dapat mengurangi biaya pinjaman perusahaan serta mendorong masyarakat mencari alternatif investasi selain deposito.

Kondisi tersebut berpotensi mendukung kenaikan IHSG.

Sebaliknya, kenaikan suku bunga bisa meningkatkan biaya pinjaman dan membuat instrumen berbunga lebih menarik bagi investor.

3. Nilai tukar rupiah

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar AS, juga memengaruhi IHSG. Rupiah yang menguat dapat meningkatkan daya tarik aset domestik bagi investor asing.

Di sisi lain, pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor dan beban perusahaan yang memiliki utang dalam mata uang asing. Walau begitu, efeknya berbeda pada setiap perusahaan, khususnya untuk eksportir yang memperoleh pendapatan dalam valuta asing.

4. Faktor global

Kondisi ekonomi dunia, kebijakan suku bunga bank sentral negara lain, konflik geopolitik, dan sentimen pasar internasional dapat memengaruhi keputusan investor.

Ketidakpastian global dapat mendorong investor mengurangi kepemilikan saham, sedangkan sentimen positif berpotensi meningkatkan minat investasi di pasar modal Indonesia.

Fungsi IHSG

IHSG memiliki beberapa fungsi penting, termasuk bagi masyarakat luas. Berikut penjelasannya:

1. Mengukur kondisi pasar saham

Fungsi IHSG pertama memberikan gambaran umum mengenai arah pergerakan pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenaikan atau penurunannya dapat menjadi indikator kondisi pasar saham secara keseluruhan.


2. Menjadi acuan investasi

Pergerakan IHSG pun membantu para investor untuk membandingkan kinerja portofolio saham atau reksa dana saham dengan pergerakan pasar secara umum.


3. Mendukung pengambilan keputusan

Pergerakan IHSG dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi investor dalam menyusun atau menyesuaikan strategi investasi. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan indikator lain, seperti kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, dan profil risiko investor.

Itulah penjelasan perihal apa itu IHSG, faktor yang memengaruhi, dan fungsinya. Semoga bermanfaat!

(san/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK