"Proses penjualan Bank Mutiara telah mencapai tahap akhir dan dilakukan secara terbuka, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Eksekutif LPS dalam konferensi persnya di Equity Tower, Jakarta (20/11).
Jumlah saham Bank Mutiara yang dialihkan LPS ke J Trust dengan nilai Rp 4,41 triliun atau setara dengan Price to Book Value sekitar 3,5 kali. "Pembayaran telah diselesaikan secara tunai pagi ini," ucap pria yang akrab dipanggil Tiko tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya Bank Mutiara akan bertumbuh positif di Indonesia," ujar Tiko.
Tiko menambahkan, dengan beralihnya kepemilikan Bank Mutiara ke J Trust juga telah menyetujui perubahan anggaran dasar dan persetujuan perubahan pengurus yang diambil melakukan RUPSLB. Salah satunya adalah perubahan posisi manajemen.
Perubahan pengurus tersebut menunjuk Didik Madiyono sebagai Komisaris, Gandhi Ganda Putra selaku Direktur Utama, serta menerima pengunduran diri Eko Budi Supriyanto sebagai Komisaris, selain itu RUPSLB juga mengangkat Nobiru Adachi sebagai Komisaris.