"Sektor perbankan masih mahal, kenapa? Karena sulit sumber dananya. Maka dari itu Menteri Keuangan dengan swasta dalam mencari utang, jangan bersainglah. Pemerintah jangan terlalu banyak keluarkan SUN dan keluarkan SBN agar pengusaha dan industri mudah mencari sumber dana," ujarnya di Gedung Dhanapala, Jakarta, Jumat malam (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan JK, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil pun mengakui perbankan harus bersaing dengan pemerintah guna mencari sumber dana untuk pembiayaan sejumlah proyek. Mengetahui akan hal itu, pemerintah pun siap memberikan insentif kepada sejumlah industri perbankan untuk dengan mudah mendapat sumber dana pembiayaan.
Selain insentif, lanjut Sofyan, pemerintah akan memprioritaskan pinjaman melalui lembaga bilateral dan multilateral ketimbang menerbitkan surat utang baru. "Pemerintah akan lebih banyak menggunakan dana-dana multilateral dan bilateral loan seperti dari World Bank dan lembaga lain. Sehingga nanti LDR yang kecil ini bisa akan lebih terbuka sehingga perbankan bisa lebih banyak memberikan jasa kepada pembiayaan," ungkapnya. (gir/gir)