Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri telah meneken kesepakatan kerjasama pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dengan lima Gubernur yang akan membantu pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Mereka adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan.
Secara lebih detail, jalur kereta api Trans Sumatera akan melintasi beberapa kota di lima provinsi tersebut yaitu Rantau Prapat – Pinang – Duri – Dumai – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban dan Sawah Lunto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau lahan sudah siap, langsung dibangun. Selain itu pemerintah perlu menyelesaikan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) untuk setiap jalur tersebut. Yang sudah siap dibangun adalah jalur antara Rantau Prapat sampai Kota Pinang. Desain sudah ada, tinggal pembebasan lahan tahun ini,” tutur Hermanto.
Nantinya, lanjut Hermanto, jalur kereta api Trans Sumatera akan terintegrasi dengan pelabuhan-pelabuhan. “Untuk daerah Riau, ada tiga pelabuhan yang akan kita hubungkan, yaitu Dumai, Buton dan Kuala Enok,” tuturnya.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung Penyelenggaraan Perkeretaapian yang terpadu, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. (gen)