Fauzi, seorang pegawai di warung itu mengatakan untuk mensiasati kenaikan harga beras itu mereka terpaksa mengurangi sedikit porsi nasi pelanggannya. “Tapi sedikit sekali mas, karena kalau kebanyakan pelanggan bisa marah,” katanya kepada CNN Indonesia, Selasa (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warteg Warmo membuka layanan pesan online dengan menggandeng sebuah perusahaan jasa delivery makanan Pumasera Mitra Sejahtera. Selain itu, warteg ini juga menyediakan jasa penghantaran makanan melalui pemesanan di nomor teleponnya.
Kenaikan ini membikin bingung Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Dia bilang saat ini stok beras sebetulnya aman. Panen pada Januari mencapai 2 juta ton beras dan Februari 4,25 juta ton beras. Ada pula stok rumah tangga sebesar 6,7 juta ton nasional per Januari. Sementara konsumsi nasional adalah 2,5-2,6 juta ton beras per bulan. (Baca: Menteri Pertanian Bingung Harga Beras Tinggi Saat Stok Aman) (ded/ded)