Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan akan kembali menaikkan harga BBM seiring pelemahan nilai tukar (depresiasi) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang beberapa waktu lalu berada di level Rp 13 ribu per dolar.
"Soal penaikan dan harga masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah," ujar pria yang kerap dipanggil Abe ini di Jakarta, Selasa (24/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau itu belum lah," tuturnya singkat.
Kemarin Kementerian ESDM menyatakan akan kembali menaikan harga jual BBM penugasan menyusul pelemahan harga nilai tukar rupiah. Selain itu, naiknya harga BBM bulan depan juga tak lepas dari rencana pemerintah yang akan mulai menerapkan pencampuran bahan bakar nabati (BBN) sebesar 15 persen dalam setiap liter BBM.
Meski begitu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji masih enggan berbagi informasi mengenai besar kenaikan untuk produk premium dan solar. "Ada kenaikan awal April. Besarannya sedang dihitung," tuturnya. (gen)