Guna merealisasikan targetan itu, Kementerian yang dipimpin oleh Sudirman Said ini akan secara masif menarik investor melalui sejumlah gelaran seperti “Tropical Landscapes Summit: A Global Investment Opportunity” yang akan berlangsung pada tanggal 27 hingga 28 April 2015 di Jakarta. “Bagi sektor ESDM, acara ini sangat penting karena inilah kali pertama Pemerintah menunjukkan keseriusannya untuk mengembangkan energi baru terbarukan” ungkap Sudirman pada acara Press Conference jelang pertemuan Tropical Landscapes Summit di Jakarta (22/04).
Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, sekitar 30 persen program investasi hijau di Indonesia berasal dari pengembangan industri di sektor energi, termasuk listrik, geothermal, dan biofuel. Mulai tahun depan, pemerintah pun akan menggenjot pemanfaatan energi terbarukan yang sampai saat ini belum dimaksimalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karenanya, Kementerian ESDM akan mengusulkan anggaran sekitar Rp 25 triliun dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016. Dimana Rp 10 triliun diantaranya akan dipakai untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan. (dim/ags)