Berkinerja Buruk, Kepala Bappenas Kena Semprot Jokowi

Resty Armenia, CNN Indonesia | Rabu, 13/05/2015 20:51 WIB
Berkinerja Buruk, Kepala Bappenas Kena Semprot Jokowi Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Wapres Jusuf Kalla (tengah) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago (kiri) usai meresmikan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2015 di Jakarta, Rabu (29/4). (Antara Foto/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna malam ini, Rabu (13/5) menegur lima menteri yang dianggap berkinerja buruk. Andrinof Chaniago, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang salah satunya kena semprot Jokowi.

Adalah menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil yang membenarkan nasib sial yang diterima koleganya itu di Kabinet Kerja.

Awalnya, Sofyan Djalil enggan menyebut nama-nama menteri ekonomi yang kena tegur Jokowi. Begitu pula menteri-menteri lain yang ikut sidang kabinet, mereka memilih bungkam ketika dicecar pertanyaan wartawan.


"Tidak enak kan mengungkap kejelekan teman sendiri," ujar Sofyan.

Ketika CNN Indonesia mengonfirmasi apakah Bappenas menjadi salah satu lembaga yang kena kritik Jokowi, Menko Perekonomian membenarkan. "iya salah satunya itu," ujar Sofyan Djalil.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jokowi memperingatkan lima kementerian terkait rentetan masalah yang berdampak pada terhambatnya pencairan anggaran yang menyebabkan ekonomi melambat.

"Hati-hati, karena masalah kelembagaan ini rentetannya bisa masuk pada masalah pencairan anggaran. Pencairan anggaran bisa masuk kepada serapan anggaran. Serapan anggaran bisa masuk kepada pengaruh pertumbuhan ekonomi, melemahnya ekonomi dan lain-lainnya. Hati-hati," kata Jokowi memperingatkan.

Jokowi mengaku telah memperingatkan lima menteri terkait sejak Januari. "Tapi mungkin (saat itu) belum banyak punya feeling bahwa ini akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi, melemahnya ekonomi, sehingga sampai sekarang masih ada yang belum Perpres (Peraturan Presiden) nomenklatur kementeriannya saya tandatangani. Ada lima kementerian," ujar dia.

(Baca juga: Jokowi Tegur Lima Kementerian di Paripurna Kabinet) (ags/ags)