Dilansir dari laman sekretariat kantor Wakil Presiden, Abe menyebut Indonesia merupakan negara yang besar dan penting bagi Jepang. Oleh karena itu sang Perdana Menteri berjanji akan menggerakkan pelaku industri di negaranya untuk terus meningkatkan kerjasama dengan Indonesia.
“Saya sangat menghargai peran Bapak Wakil Presiden dalam meningkatkan hubungan kedua negara, Indonesia merupakan negara besar dan penting bagi Jepang,” kata Abe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara JK juga menyampaikan apresiasi atas peranan Jepang dalam mendukung pembangunan selama ini. “Terlebih lagi, Jepang sangat mendukung pembangunan yang menjadi prioritas pemerintahan Joko Widodo–Jusuf Kalla,” kata JK.
JK juga memberitahukan kepada Shinzo Abe bahwa rencana pembangunan Cilamaya telah mengalami perubahan. Perubahan itu yakni dengan menggeser pembangunan pelabuhan yang menjadi sasaran para investor Jepang tersebut sekitar 20 kilometer ke arah Timur, karena mempertimbangkan faktor keamanan kapal-kapal di laut.
JK menjelaskan kepada Abe, Indonesia terus bekerja untuk membangun infrastruktur, termasuk kereta cepat Jakarta–Bandung. “Kami juga akan membangun kereta cepat Jakarta–Surabaya. Tentunya kami akan menawarkan juga kepada pihak Jepang,” ujar JK. (gen)