“Suatu kehormatan bagi saya telah dipercaya bergabung di Bursa Efek Indonesia. Saya berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, untuk memajukan pasar modal Indonesia dengan membantu membawa BEI sebagai salah satu bursa berstandar internasional” ujar Boy dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (10/6).
Komisaris Utama BEI Robinson Simbolon menyambut baik terpilihnya Boy Thohir sebagai komisaris BEI. Menurutnya, Dewan Komisaris akan memastikan BEI melangkah ke arah yang benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Perusahaan BEI Irmawati Amran menyatakan peran yang semakin besar bagi perekonomian Indonesia mendorong PT Bursa Efek Indonesia terus melakukan serangkaian program yang bertujuan mendorong pertumbuhan dan kualitas pasar modal Indonesia.
“Demi tercapainya program-program tersebut, peran Dewan Komisaris sangat penting. Selain untuk mengawasi jalannya Perseroan, Dewan Komisaris BEI yang terdiri dari wakil-wakil pihak yang berkepentingan dengan kemajuan pasar modal juga memberi masukan kepada Direksi BEI agar fungsi bursa efek dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.
Peraturan Bapepam-LK (Otoritas Jasa Keuangan) Nomor III.A.12 tentang Komisaris Bursa Efek, angka 2.b, secara eksplisit menyebutkan: satu orang komisaris merupakan direktur pada Emiten atau Perusahaan Publik yang tercatat di Bursa Efek di mana efek Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dicatatkan dan telah menjabat paling kurang 2 (dua) tahun.
“Dengan diangkatnya Komisaris BEI Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero), maka Dwi Soetjipto sudah tidak lagi menjabat sebagai direktur pada Emiten atau Perusahaan Publik yang tercatat di bursa efek,” jelasnya.
Untuk mengisi jabatan Komisaris yang lowong, maka pada tanggal 10 Juni 2015, PT Bursa Efek Indonesia menyelenggarakan RUPSLB dengan agenda “Pengangkatan Komisaris Perseroan untuk Mengisi Jabatan Anggota Dewan Komisaris yang Lowong”.
“RUPSLB dihadiri oleh 99 pemegang saham atau 90,83 persen dari jumlah Pemegang Saham. Pada RUPSLB tersebut para pemegang saham menyetujui untuk mengangkat Garibaldi Thohir sebagai Komisaris PT BEI masa bakti 2015-2017 menggantikan Dwi Soetjipto,” katanya.
Untuk diketahui, Boy Thohir saat ini menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Adaro Energy Tbk yang merupakan salah satu perusahaan tercatat di BEI sejak 16 Juli 2008. Pada 2005, ia bersama dengan beberapa rekan bisnisnya berhasil mengakuisisi PT Adaro Indonesia yang semula dimiliki oleh asing. (gen)