"Kita sepakati usulan subsidi solar Rp 1.000 per liter dan tidak ada subsidi untuk premium," ujar Pimpinan Rapat sekaligus Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika di Jakarta, Kamis (11/6).
Dalam kesepakatan terkait angka subsidi solar tahun depan, terdapat perdebatan kecil di antara fraksi yang ada di Komisi. Ini mengingat setiap fraksi memiliki pandangan sendiri mengenai angka ideal subsidi solar tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun fraksi PKS, PAN, dan Nasional Demokrat tidak memberikan sikap atas usulan subsidi solar lantaran tak menghadiri rapat penetapan.
1. ICP: US$ 60 sampai US$ 70 per barel.
2. Lifting Minyak Bumi: 830 ribu-850 ribu bph
3. Lifting Gas Bumi: 1.100 ribu-1.200 ribu boepd
4. Subsidi Solar: Rp 1.000 per liter
Sementara saat ini Komisi VII DPR dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih membahas volume BBM subsidi dan juga elpiji.
Berikut usulan pemerintah:
1. Volume BBM Subsidi
- Minyak tanah: 0,7 juta kl
- Solar: 16,82 juta-17,22 juta kl
2. Volume elpiji 3 kg: 6,6 juta ton (gen)