"In the near future, kami sedang me-review rumusan ini. Dengan memperhitungkan market share yang besar, sehingga diharapkan coal Indonesia menjadi price leader. Saat ini India sebetulnya juga sudah menggunakan Indonesia Coal Index (ICI) sebagai patokan harga," ujar Adhi Wibowo, Direktur Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM kepada CNN Indonesia, Rabu (8/7).
Sebagaimana diketahui, untuk menetapkan HBA Indonesia pemerintah melalui Kementerian ESDM mengacu pada formula pembentukan empat indeks, yakni ICI, NEX Newcastle, GC Global Coal, dan Platts.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyinggung soal penetapan HBA Juli 2015, saat ini level harga batubara Indonesia berada di kisaran US$ 59,16 per ton. Angka ini diketahui turun US$ 0,43 dibandingkan HBA Juni sebesar US$ 59,59 per ton.
Adhi mengungkapkan, penurunan HBA sendiri terjadi lantaran empat indeks harga batubara dunia yang menjadi patokan HBA juga menurun. "HBA Juli ini US$ 59,16 per ton," tandas Adhi.