"Iya pasti akan menggantikan Premium. Masyarakat yang sduah terbiasa membeli Pertalite, maka tak akan membeli Premium. Kan tak mungkin beli dua-duanya," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jumat (24/7).
JK mengatakan kehadiran Pertalite akan memberikan alternatif pilihan BBM bagi masyarakat, yang selama ini terlalu bergantung pada Premium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ron 88 ini akan dihapus karena tak baik bagi lingkungan, bagi mobil. Namun karena refinary belum siap, maka (Ron 88) masih dipertahankan," kata Sofyan.
"Waktu lebaran permintaan pertamax meningkat, kalau pakai pertamax lebih ringan motornya, lebih hemat," kata Sofyan.
Sebagai informasi, Pertamina secara resmi meluncurkan Pertalite pagi ini di 103 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Selama masa uji pasar, Pertalite dibanderol dengan harga promosi Rp 8.400 per liter. (ags)