Penumpang Kereta Meningkat Drastis Berkat Perbaikan Layanan

Diana Mariska & Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 03/08/2015 16:19 WIB
Penumpang Kereta Meningkat Drastis Berkat Perbaikan Layanan Sejumlah pemudik penumpang kereta menuju berbagai daerah di Jawa terlihat menumpuk di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 20 Juli 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang moda angkutan umum kereta api (KA) hingga paruh pertama 2015 mencapai 156,76 juta orang, naik 18,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 132,65 juta orang.

Kepala BPS Suryamin mengungkapkan, penaikan yang terjadi pada jumlah penumpang KA hingga akhir Juni 2015 berangkat dari meningkatnya minat calon penumpang menyusul perbaikan fasilitas infrastruktur yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia. Satu diantaranya adalah penambahan jalur ganda atau double track yang mampu menambah jadwal keberangkatan dan kapasitas penumpang.

Meski mengalami tren peningkatan, Suryamin bilang, jumlah penumpang KA sendiri sempat tercatat menurun 1,25 persen pada medio Juni 2015 dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 27,56 juta penumpang.


“Penumpang kereta api secara kumulatif naik cukup drastis karena sudah ada double track,” tutur Suryamin dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/8).

Penumpang Kapal dan Pesawat Ikut Naik

Selain moda transportasi KA, katanya, penaikan jumlah penumpang di sepanjang periode Januari hingga Juni 2015 juga terjadi pada pengguna jasa angkutan laut dalam negeri.

Di mana jumlah penumpang jasa angkutan laut mencapai 6,88 juta penumpang, atau 13,2 persen ketimbang capaian periode yang sama tahun kemarin di angka 6,07 juta penumpang. Sementara untuk jumlah penumpang angkutan laut di bulan Juni 2015 tercatat menembus angka 1,33 juta penumpang, atau meningkat 2,17 persen dibandingkan Mei 2015 yang mencapai 1,30 juta orang.

"
Dugaan kami pada pengamatan waktu survey, sekarang pelayanan angkutan laut sudah cukup bagus, di mana kapal-kapalnya sudah cukup bagus dan bersih,” kata Suryamin.

Lebih lanjut, Suryamin mengungkapkan total pengguna angkutan udara domestik di semester I 2015 tercatat mencapai 32,30 juta penumpang, naik 14,06 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya di angka 28,32 juta penumpang. Sementara itu, jumlah pengguna angkutan udara domestik sepanjang Juni 2015 mencapai 5,65 juta orang, turun 4,31 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 5,91 juta penumpang (dim/dim)
bps