Ditemui sebelum mengikuti rapat terbatas mengenai daging sapi di Kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi), Thomas mengatakan akan memberi laporan ke atasannya itu mengenai rencana kebijakan tersebut.
“Soal keran impor yang akan dibuka, masih dibicarakan di tingkat teknis. Perkiraan saya, 200 ribu sampai 300 ribu ekor sampai akhir tahun. Tetapi tentunya harus fleksibel melihat pasar. Kalau harga turun kenapa harus impor,” ujar Thomas, Rabu (19/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia masih berharap, para pengusaha penggemukan sapi dan para penimbun daging melepas stok yang disimpannya setelah Menteri Pertanian Amran Sulaiman bekerjasama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), polisi, sampai TNI untuk menindak perilaku bisnis yang salah tersebut.
“Selain itu masih ada ide inovatif lain dari Menteri Pertanian, seperti mendatangkan sapi dari wilayah lain. Saya rasa dalam sebulan sampai dua bulan ke depan harga yang tinggi ini akan reda,” tegasnya. (gen)