Penambahan personil menurut Sudirman penting, pasalnya PLN dikejar target untuk dapat menyelesaikan mega proyek 35 ribu megawatt (MW) sampai berakhirnya masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah menurut Sudirman telah menegaskan tidak akan merevisi turun target kapasitas tersebut.
“Tidak ada urusan merevisi target. Target tetap, hanya cara mengelolanya diperkuat. Selain merevisi rencana umum pengembangan tenaga listrik (RUPTL), project management akan diperbaiki. Nantinya saya minta manajemen PLN diperkuat dengan menambah direksi,” kata Sudirman di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, delapan direksi PLN saat ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada Selasa 23 Desember tahun lalu.
Selain Sofyan Basir, mantan bos PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang didapuk sebagai Direktur Utama PLN, Rini juga memasukkan lima nama baru di tubuh Direksi PLN yaitu Sarwono Sudarto, Nicke Widyawati, Supangkat Iwan Santoso, Amin Subekti, dan Amir Rosidin.
Sementara dua muka lama yang masih menduduki kursi direksi adalah Murtaqqi Syamsuddin dan
Nasri Sebayang. (gen)