"Memang deregulasi aturan itu sangat penting. Dulu tahun 90-an ketika terjadi down term di komoditi, apa reaksi kita? Dulu kan ada harga minyak turun, reaksi pemerintah juga mengeluarkan deregulasi, sekarang ini kita juga melakukan hal yang sama," ujar Deputi Direktur ADB, Edimon Ginting di Jakarta, Kamis (3/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, Edimon menilai sebuah kewajaran jika pemerintahan Joko Widodo meresponnya dengan mengeluarkan kebijakan stimulus ekonomi seperti yang pernah dilakukan oleh pemerintahan era sebelumnya. Namun, Edimon menekankan pentingnya pelaksanaan paket kebijakan stimulus yang lebih terarah dan tepat sasaran.
Pada kesempatan berbeda, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melalui Ketua Tim Ahlinya, Sofjan Wanandi, meminta kementerian dan lembaga untuk tidak menerbitkan peraturan baru terlebih dahulu. Instruksi ini terkait dengan upaya pemerintah menggairahkan kembali ekonomi yang sedang lesu dengan melakukan pelonggaran regulasi.
"Kami minta semua Kementerian setop keluarkan peraturan baru karena kini kita fokus dalam reformasi peraturan lama. Kalau ada Kementerian yang mengeluarkan peraturan sendiri di periode deregulasi, maka hal itu jelas mengganggu koordinasi," jelas Sofjan. (ags/ags)