IGN Wiratmaja Puja, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM meminta masyarakat bersabar untuk bisa menikmati harga jual BBM yang lebih rendah mengingat pemerintah masih perlu melakukan evaluasi di penghujung bulan ini.
"Sabar dulu ya. Sekarang kan masih tanggal 23," kata Wiratmaja di kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Rabu (23/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau harga minyaknya sudah sekitar US$ 40 per barel, cost of production-nya bisa lebih murah. Nanti tentu saja akan dibicarakan dengan Kementerian ESDM," tutur Dwi.
Pengamat energi dari Universitas Gajah Mada ini menilai alasan pemerintah keliru jika menolak penurunan harga BBM demi untuk menutup kerugian Pertamina.
"Karena kerugian itu bukan semata-mata karena menalangi, tetapi lebih karena kesalahan inventory management. Misal keputusan membeli BBM saat harga mahal tanpa melakukan analisa pasar," tuturnya. (ags)