Setelah Sampoerna mengumumkan Penawaran Umum Terbatas Dalam Rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PUT) pada Oktober lalu, BEI telah memasukkan saham Sampoerna ke Penghitungan Indeks BEI melalui empat tahap yakni 25 persen pada 4 November, 50 persen pada 18 November, 75 persen pada 2 Desember, dan 100 persen pada 16 Desember. Selain tercatat di Indeks BEI, saham Sampoerna juga dimasukkan dalam Morgan Stanley Composite Index (MSCI).
Presiden Direktur Sampoerna Paul Norman Janelle mengatakan pemasukan kembali ini menandakan bahwa Sampoerna telah memenuhi ketentuan BEI yang mewajibkan semua perusahaan terbuka yang terdaftar untuk memenuhi setidaknya 7,5 persen kepemilikan publik dari total modal disetor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paul mengatakan manajemen sangat mengapresiasi sambutan baik terhadap Penawaran Umum Terbatas Sampoerna. Ia menilai masuknya saham Sampoerna secara penuh bakal mendorong investasi di Indonesia.
Sebelumnya, Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan bobot saham Sampoerna terhadap pergerakan IHSG sebelumnya berada di level 9 persen. Pasca dengan adanya pertambahan saham, maka bobotnya bakal naik di atas 9 persen, sekitar 9,14 persen.
Ia merinci, setiap penaikan 1 poin harga saham Sampoerna, akan membuat IHSG bergerak 0,11 poin atau setara 0,0024 persen. Sementara, lanjutnya, tiap 1 persen pergerakan saham Sampoerna, bakal membuat IHSG terdorong 0,09 persen. (gen)