Sedianya, penerbitan surat utang yang ditargetkan mencapai Rp150 miliar akan digunakan untuk diferensiasi instrumen utang.
"Penerbitan sukuk mudharabah ini merupakan langkah HKR untuk melakukan diferensiasi instrumen hutang sekaligus mendekatkan kami dengan pasar syariah," ujar Direktur Keuangan dan SDM HK Realtindo Taufik Hendra Kusuma melalui keterangan resmi, dikutip Selasa (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufik menambahkan, penerbitan sukuk syariah ini dinilai merupakan upaya guna mendukung bisnis perusahaan khususnya menyoal diversifikasi bisnis properti.
"Kali ini kawasan pesisir utara Pulau Jawa yang dipilih menjadi lahan pengembangan bisnis seluas 263 hektare secara bertahap, terletak di Desa Pantai Bakti Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi," tutur Hendy.
Ia menuturkan pada tahap pertama pihaknya akan dibangun proyek tersebut di atas lahan seluas 10 hektar. Perusahaan pun berharap proyek Ecotourism Perudangan bersama Perum Perindo akan membawa semangat positif untuk masyarakat di sekitar lokasi tambak.