Padahal, selama ini Moffett atau Jim Bob merupakan wakil perusahaan yang gencar melakukan lobi kepada Pemerintah Indonesia agar mau mempercepat pemberian perpanjangan izin operasinya sebelum kontrak karya perusahaan habis pada 2021 mendatang.
"Silahkan lihat siaran pers di website FCX. Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Eric Kinneberg (Direktur Komunikasi Eksternal FCX)," ujar Riza Pratama, Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia, Selasa (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Selama 50 tahun berkarir di industri sumber daya alam ini, Jim Bob telah menjadi ikon petualang bagi perusahaan. Freeport-McMoRan dibangun berdasarkan kepemimpinannya, etos kerja yang tinggi, serta pengetahuan yang luas mengenai industri tambang dan operasional perusahaan,” ujar Ford dikutip dari laman resmi perusahaan.
Seperti diketahui, Jim Bob menjabat sebagai Executive Chairman Freeport McMoRan sejak 2003, setelah sebelumnya menjabat sebagai Chief Executive Officer mulai dari 1995 sampai 2003.
Jim Bob rutin mengunjungi Indonesia dalam satu tahun terakhir terkait dengan upaya meminta percepatan perpanjangan Kontrak Karya Freeport Indonesia dari pemerintah yang akan habis pada 2021 mendatang. Meskipun secara regulasi, seluruh perusahaan tambang yang beroperasi di Indonesia baru bisa mengajukan permohonan perpanjangan kontrak menjadi bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) paling cepat dua tahun sebelum kontraknya berakhir atau di medio 2019.
Sementara Pengamat Kebijakan Energi dan Pertambangan Yusri Usman menilai mundurnya Jim Bob dari kursi manajemen ditengarai merupakan salah satu upaya manajemen untuk mempermudah mendapatkan perpanjangan izin operasi di Indonesia.
"Apakah ini siasat baru Freeport Indonesia dalam memperpanjang kontrak karya setelah heboh kasus Papa Minta Saham?” ujar Yusri.
Ia sebelumnya menyoroti upaya Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin menarik simpati Pemerintah Daerah Papua dengan memanfaatkan momen Natal bersama Gubernur Papua Lukas Enambe.
“Acara tersebut dilanjutkan dengan merayu dukungan dari tokoh masyarakat adat setempat dan warga di Rimba Papua hotel pada Sabtu lalu,” ucap Yusri. (gen)