Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut, harga BBM penugasan dan bersubsidi yang ditentukan harganya oleh pemerintah itu menempati urutan ke-3 termurah dibandingkan harga BBM negara-negara anggota Asean lainnya.
Pramono mencatat, di urutan pertama negara Asean yang menetapkan harga paling murah adalah Malaysia yang melego BBM sejenis solar Rp4.293 per liter dan sejenis premium Rp5.090 per liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Banyak persepsi yang mengatakan bahwa harga premium dan solar di Indonesia termasuk mahal dan harga menengah. Kalau dibandingkan, hanya Malaysia memiliki harga premium dan solar lebih murah dibandingkan Indonesia. Harga solar di Vietnam dan Filipina lebih mahal dibandingkan di Indonesia,” kata Pramono, dikutip Kamis (31/3).
“Untuk itu perlu langkah-langkah yang diatur pemerintah termasuk harga BBM,” ujar Pramono.
Oleh karena itu, ia menilai harga BBM di Indonesia relatif masih lebih baik dibandingkan beberapa negara lain di dunia. Jika dibandingakn dengan 173 negara yang ada, mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyebut harga jual BBM di Indonesia termurah ke-16 di dunia.
Berturut-turut harga BBM sejenis premium termurah ditempati Oman dengan harga Rp2.586, kemudian Qatar Rp3.850, Uni Emirat Arab Rp4.583, Malaysia Rp5.090 dan Amerika Rp5.541 per liter. (gen)