Head of Corporate Communications Astratel Nusantara Danik Irawati mengatakan manajemen memang sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan PLB di daerah lain. Namun, ia enggan mengungkapkan daerah mana yang sedang diincar Astratel.
“Memang ada rencana pengembangan PLB lagi di tempat lain. Tapi masih belum bisa ditetapkan mana daerahnya,” ujar Danik saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Untuk yang kemarin di Penajam kan kami lebih ke sektor penyimpanan migas. Untuk daerah lain kami masih mengkaji,” katanya.
Sebelumnya, Grup Astra melalui anak usahanya PT Pelabuhan Penajam Banua Taka atau dikenal dengan Astra Port and Logistic Centre - Eastkal telah mendapat kepercayaan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menjadi salah satu pengelola PLB.
“Astra Port and Logistic Center - Eastkal di kawasan Industri Buluminung sudah disiapkan sejak 3 tahun lalu. Lokasi pelabuhan yang berada di teluk Balikpapan dinilai sangat strategis karena dekat dengan alur pelayaran international memungkinkan adanya direct shipment dari negara-negara asal barang impor sehingga lebih efisien,” ujar President Director Astra Port and Logistic Center Billy P. Kadar, Maret lalu.
Ia menjelaskan, berbagai fasilitas untuk PLB telah dipersiapkan Eastkal, di antaranya ketersediaan lahan yang mencapai 95 hektare, lapangan penumpukan terbuka dengan luasan 3.712 meter persegi dan areal gudang tertutup 10 ribu meter persegi dan kawasan perairan PLB 4.000 meter persegi.
Billy juga mengaku terdapat kemudahan proses logistik yang dapat dilakukan di kawasan PLB Astra Port and Logistic Center – Eastkal seperti inspeksi fisik, proses clearance serta penerapan skema konsinyasi dengan supplier international, bahkan gudang penyimpanan berikat khusus bagi perusahaan kontraktor minyak dan gas bisa dilakukan 3 hingga 5 tahun.
“PLB ini juga akan memfasilitasi kegiatan ekspor dan import bagi perusahaan kargo. Adapun insentif lainnya bagi barang impor adalah tidak dikenakannya pajak pertambahan nilai pada transaksi lokal ketika barang keluar dari fasilitas PLB,” kata Billy.