Indikator pertama yang disebut Jusuf Kalla adalah keberadaan masyarakat Indonesia itu sendiri. Jumlah penduduk Indonesia yang masuk daftar lima besar negara dengan jumlah penduduk terbanyak dunia disebut bisa mempengaruhi penjualan sektor otomotif.
"Transportasi itu adalah kebutuhan yang dahsyat, mobil menjadi kebutuhan mutlak dan penting untuk kemajuan negara. Karena itu tinggi rendahnya penjualan ditentukan jumlah penduduk," kata Jusuf Kalla di JiExpo, Kamis (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu indikator lagi yang dianggap JK akan mempengaruhi industri otomotif adalah panjang jalanan yang ada di Indonesia. Menurut JK, penjualan di Indonesia masih kalah oleh Thailand yang wilayahnya jauh lebih kecil.
Sayangnya, kata JK, untuk bisa membangun infrastruktur otomotif diperlukan juga penghasilan pajak yang tak kalah besar.
"Tentu kami berharap industri mobil bergerak agar pajak dalam negeri menjadi lebih tinggi," kata JK. (gir)