Keputusan BRI memangkas hingga 300 basis poin (bps) tersebut dipengaruhi oleh komitmen perbankan BUMN untuk bersama-sama menurunkan suku bunga, aturan pembatasan (capping) bagi hunga deposito bank oleh OJK dan reformulasi kebijakan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.
"Selain itu faktor ekonomi makro yang semakin kondusif serta semangat menuju single digit policy juga memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap penurunan suku bunga tersebut," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga Amijarso melalui keterangan resmi, dikutip Sabtu (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan penurunan suku bunga kredit BRI optimis target pertumbuhan untuk realisasi kredit sektor UKM yang sebesar 10-13 persen dapat tercapai.
Sebagai informasi hingga akhir tahun lalu realisasi kredit sektor UKM mencapai Rp134,7 triliun dan hingga Maret lalu total realisasi kredit sektor UKM mencapai 4-6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.