Kepala BPS, Suryamin mengatakan salah satu faktor kenaikan kunjungan itu disebabkan oleh fenomena gerhana matahari total yang terjadi pada 9 Maret lalu. Ini terlihat dari kunjungan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sebagai bandara penyedia banyak penerbangan internasional, yang mengalami peningkatan kunjungan sebesar 23,34 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).
"Kami lihat di Soekarno-Hatta meningkat dari 164,31 ribu kunjungan di Februari ke angka 202,66 ribu kunjungan di bulan Maret. Kendati demikian, secara tahunan (year-on-year/yoy) memang ada penurunan 0,17 persen dibanding bulan yang sama tahun kemarin," jelas Suryamin di Jakarta, Senin (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini disebabkan karena gerhana matahari berbarengan dengan hari raya Nyepi. Catatan kami mengatakan ada 387 penerbangan dihentikan selama hari raya itu, termasuk kedatangan penerbangan internasional," jelasnya.
Hal tersebut mengakibatkan peningkatan kunjungan di bandara kelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) itu sebesar 88,38 persen, dari 8.402 kunjungan di bulan Februari menjadi 15.828 kunjungan pada bulan berikutnya.
Sebagai informasi, total wisatawan mancanagera yang masuk ke Indonesia sepanjang kuartal pertama 2016 tercatat sebesar 2,54 juta kunjungan atau meningkat 4,66 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 2,43 juta kunjungan. (gir)