Sementara itu, harga minyak Minas mencapai US$37,25 per barrel atau naik sebesar US$ 3,43 per barrel dari bulan sebelumnya seharga US$33,82 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, publikasi Energy Information and Administration (EIA) mencatat adanya kenaikan pada permintaan gasoline di Amerika Serikat dengan rata-rata tingkat permintaan gasoline yang naik 71 ribu barrel per hari apabila dibandingkan bulan sebelumnya.
Di samping itu, IEA juga mencatat rata – rata tingkat produksi minyak mentah Amerika Serikat pada bulan April sebesar 8,94 juta barrel per hari, atau turun 84 ribu barel per hari jika dibandingkan rata- rata tingkat produksi Amerika Serikat pada bulan sebelumnya.
Faktor lain yang mendukung penurunan harga minyak internasional, termasuk Indonesia, adalah turunnya pengeboran (rig) minyak pada bulan Maret yang turun sebesar 156 rig apabila dibandingkan Februari 2016, berdasarkan data Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).
Selain harga ICP, harga minyak lainnya yang ikut meningkat antara lain minyak TI (Nymex) yang naik sebesar US$3,16 per barrel dari US$37,96 per barel menjadi US$41,12 per barrel, Brent (ICE) naik sebesar US$3,55 per barel dari US$ 39,79 per barel menjadi US$43,34 per barel, dan Basket OPEC naik sebesar US$2,96 per barel dari US$ 34,65 per barel menjadi US$37,62 per barel. (gir)