Dijono, Direktur Bisnis II Pegadaian mengatakan, sebagian besar kebutuhan dana di tahun ini akan berasal dari modal perseroan, serta pembayaran angsuran nasabah.
“Sisa kebutuhan dana Rp7 triliun akan diperoleh dari pendanaan eksternal. Sekitar Rp3 triliun berasal dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dan sisanya pinjaman dari bank mitra perseroan,” ujarnya, Selasa (3/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, Pegadaian merupakan perusahaan pembiayaan pelat merah yang bisnis intinya berbasis emas. Sekitar 90 persen dari total pembiayaan perseroan mengalir ke bisnis gadai emas, sisanya pembiayaan (jual-beli) emas dan bisnis mikro.
“Pembiayaan kuartal I meningkat sekitar 8,3 persen dari akhir tahun lalu. Namun, kami optimistis, pembiayaan hingga akhir tahun nanti (year on year) akan double digit. Trennya, pembiayaan mulai naik menjelang libur anak sekolah dan Idul Fitri, hingga jelang akhir tahun,” pungkasnya. (gir)